Dampak Ojek Online terhadap Ojek Konvensional di Sungai Penuh

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 7 Februari 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dampak Ojek Online terhadap Ojek Konvensional di Sungai Penuh

Dampak Ojek Online terhadap Ojek Konvensional di Sungai Penuh

Jemarionline.com, Sungai Penuh – Kehadiran ojek online di Kota Sungai Penuh dalam beberapa tahun terakhir telah membawa perubahan dalam pola transportasi masyarakat. Layanan berbasis aplikasi ini dinilai memberikan kemudahan bagi penggunanya, namun pada saat yang sama menimbulkan tantangan tersendiri bagi pengemudi ojek pangkalan.

Salah seorang warga Sungai Penuh, Yuni (43), mengaku sangat terbantu dengan keberadaan ojek online. Ibu rumah tangga tersebut mengatakan bahwa layanan ini memudahkan aktivitasnya sehari-hari, terutama saat harus mengantar anak ke sekolah di tengah kesibukan pekerjaan rumah.
“Apalagi kalau musim hujan, pekerjaan di rumah masih banyak dan sering tidak sempat mengantar anak sekolah. Dengan ojek online, sangat membantu,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemprov Jambi Bebaskan Denda Pajak Kendaraan Selama 3 Har

Namun, di sisi lain, kehadiran ojek online berdampak langsung terhadap penghasilan ojek konvensional. Sejumlah pengemudi ojek pangkalan mengaku mengalami penurunan jumlah penumpang sejak layanan berbasis aplikasi mulai beroperasi.

Selain persoalan ekonomi, keberadaan ojek online juga sempat memicu gesekan sosial. Beberapa tahun lalu, pernah terjadi kesalahpahaman antara oknum pengurus ojek pangkalan dan oknum pengemudi ojek online di Kota Sungai Penuh yang berujung pada adu mulut.

Baca Juga :  Warga Sumur Gedang Pertanyakan Siltap Perangkat Desa, Pemdes Diminta Klarifikasi

Meski demikian, berdasarkan pantauan jemarionline.com, dalam beberapa bulan terakhir sebagian besar pengemudi ojek konvensional mulai beradaptasi dengan situasi tersebut. Mereka perlahan menerima kehadiran ojek online sebagai bagian dari perubahan zaman.

Ke depan, Pemerintah Kota Sungai Penuh diharapkan dapat mengambil peran aktif dengan menghadirkan regulasi yang adil bagi kedua pihak. Pembinaan dan pengaturan yang tepat dinilai penting agar ojek online dan ojek konvensional dapat berjalan berdampingan.

Berita Terkait

Wali Kota Alfin Serahkan Seragam Gratis Saat Pantau MPLS
APBD 2027 Kerinci Fokus pada Pertanian, Pariwisata dan SDM
Kasus DBD di Sungai Penuh Naik Jadi 88, Dinkes Gencarkan PSN
BMKG Prediksi Kabut Tebal Selimuti Sebagian Besar Jambi Hari Ini
Harga LPG 3 Kg di Kerinci dan Sungai Penuh Melambung, Warga Mengeluh
Disdik Kerinci Dorong Gerakan Ayah Antar Anak ke Sekolah
BKPSDM Sungai Penuh Perketat Pengawasan, ASN Wajib Tertib Absensi
Disperindag Sungai Penuh Perketat Pengawasan Harga LPG 3 Kg
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:00 WIB

Wali Kota Alfin Serahkan Seragam Gratis Saat Pantau MPLS

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:00 WIB

APBD 2027 Kerinci Fokus pada Pertanian, Pariwisata dan SDM

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:00 WIB

Kasus DBD di Sungai Penuh Naik Jadi 88, Dinkes Gencarkan PSN

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:00 WIB

BMKG Prediksi Kabut Tebal Selimuti Sebagian Besar Jambi Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:45 WIB

Harga LPG 3 Kg di Kerinci dan Sungai Penuh Melambung, Warga Mengeluh

Berita Terbaru

REDMAGIC

Teknologi

RedMagic Astra 2 Resmi Global, Tablet Gaming Layar OLED 185Hz

Sabtu, 18 Jul 2026 - 07:00 WIB