Makanan yang Dianjurkan dan Dihindari bagi Pengantin Wanita

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 22 Januari 2026 - 05:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makanan yang Dianjurkan dan Dihindari bagi Pengantin Wanita (Poto : modeldambaan.blogspot.com)

Makanan yang Dianjurkan dan Dihindari bagi Pengantin Wanita (Poto : modeldambaan.blogspot.com)

Jemarionline – Dalam khazanah kitab-kitab klasik, para ulama memberikan perhatian khusus terhadap adab dan pola makan pengantin wanita, terutama pada masa awal pernikahan. Hal ini dikaitkan dengan tujuan utama pernikahan, yaitu melahirkan keturunan dan menjaga kesempurnaan syahwat suami-istri.

Makanan yang Dianjurkan untuk Dihindari Pengantin Wanita

Sebagian makanan disebutkan dapat menghambat kehamilan, khususnya bila dikonsumsi oleh pengantin wanita pada masa awal pernikahan (tujuh hari pertama).

Hal ini disebutkan dalam sebuah nazham:

تَمْنَعُ مِنْ خَلٍّ وَمِنْ قَسْبُورِ
دَاخِلَ سَابِعٍ فَعُوا مَسْطُورِ

Pengantin wanita dilarang memakan cuka dan qasbur (ketumbar) selama tujuh hari. Maka peliharalah keterangan yang telah dituliskan ini.

Nazham berikutnya berbunyi:

وَلَبَنٍ وَحَامِضٍ التُّفَاح
خَوْفَ امْتِنَاعِ الْحَمْلِ جَا يَا صَاحِ

Susu, apel yang masam, serta buah-buahan bercita rasa asam dikhawatirkan dapat menghambat kehamilan, wahai kawan.

Penjelasan Ulama

Syekh penazham menjelaskan bahwa pengantin wanita selama tujuh hari dianjurkan menjauhi makanan yang disebutkan dalam nazham tersebut dan makanan sejenis yang dapat menimbulkan hawa panas.

Baca Juga :  Tarawih 11 Rakaat atau 23 Rakaat, Mana yang Benar? Ini Penjelasan Lengkap Menurut Ulama

Termasuk pula makanan yang rasanya pahit, seperti:

  • Turmus

  • Zaitun

  • Kacang-kacangan tertentu

Makanan tersebut diyakini dapat melemahkan syahwat dan dalam jangka panjang berpotensi menghambat kehamilan.

Padahal tujuan utama pernikahan adalah melahirkan keturunan. Rasulullah ﷺ bersabda:

“Menikahlah dan berketurunanlah, karena sesungguhnya aku akan membanggakan banyaknya jumlah kalian di hadapan umat-umat terdahulu.”

Hadis ini diperkuat oleh riwayat-riwayat lain yang telah disebutkan dalam bab-bab sebelumnya oleh para ulama.

Makanan yang Dianjurkan bagi Pengantin Wanita

Adapun makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi oleh pengantin wanita antara lain:

  • Daging ayam

  • Jambu

  • Apel yang sudah manis

  • Buah-buahan manis lainnya

Makanan tersebut diyakini dapat membantu menjaga keseimbangan tubuh serta mendukung kesuburan.


Anjuran Makanan bagi Wanita Hamil

Wanita yang sedang hamil dianjurkan untuk memperbanyak mengunyah menyan Arab (Luban). Hal ini berdasarkan hadis yang diriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

يَا مَعْشَرَ الْحُبْلَى غَذِّيْنَ أَوْلَادَكُنَّ بِاللُّوبَانِ
فَإِنَّهُ يَزِيْدُ فِي الْعَقْلِ
وَيَقْطَعُ الْبَلْغَمَ
وَيُوْرِثُ الْحِفْظَ
وَيُذْهِبُ النِّسْيَانَ

“Wahai para wanita hamil, berilah makan anak-anak yang ada dalam kandungan kalian dengan menyan Luban. Karena ia dapat menambah kecerdasan, menghilangkan dahak, menumbuhkan daya hafal, dan menghilangkan sifat pelupa.”

Keutamaan Makan Jambu Safarjal

Anjuran memakan jambu (safarjal) diriwayatkan oleh Imam Yahya bin Yahya dari Khalid bin Ma‘dan:

“Makanlah oleh kalian (wahai wanita hamil) jambu safarjal, karena ia dapat memperindah anak.”

Dalam riwayat lain disebutkan bahwa suatu kaum mengadukan kepada Nabi ﷺ tentang buruknya keadaan anak-anak mereka. Maka Allah ﷻ mewahyukan kepada Nabi-Nya:

“Perintahkanlah mereka agar memberi makan buah jambu safarjal kepada wanita-wanita hamil pada bulan ketiga dan keempat.”

Penutup

Selain memperhatikan anjuran dan larangan makanan, wanita hamil juga dianjurkan untuk:

  • Menjauhi makanan yang buruk

  • Menghindari makanan yang terlalu banyak campuran dan tidak jelas kandungannya

Baca Juga :  Menghafal Al-Qur’an Saat Puasa Lebih Mudah Daripada Saat Perut Kenyang

Semua ini merupakan bentuk ikhtiar lahiriah yang dipadukan dengan doa dan tawakal kepada Allah ﷻ demi melahirkan keturunan yang sehat, cerdas, dan saleh.

Sumber : Kitab Qurratul Uyun

Berita Terkait

Mengapa Wahyu Pertama Turun Surat Al-‘Alaq Tidak Surat Yang Lain.?
Al-Qur’an Akan Memberi Syafaat bagi Ahlinya
Menghafal Al-Qur’an Saat Puasa Lebih Mudah Daripada Saat Perut Kenyang
Kapan Orang yang Meninggal Tetap Wajib Dibayarkan Zakat Fitrahnya? Ini Penjelasan Lengkap Beserta Hadisnya
Tata Cara Pembagian Zakat Fitrah yang Benar Sesuai Syariat Islam
Apakah Rasulullah Pernah Membayar Zakat Fitrah dengan Uang? Ini Penjelasannya
Bayi Lahir Saat atau Setelah Khutbah Idul Fitri, Apakah Wajib Dibayarkan Zakat Fitrah?
Wajib Diketahui: Empat Macam Puasa wajib Ini
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 07:00 WIB

Mengapa Wahyu Pertama Turun Surat Al-‘Alaq Tidak Surat Yang Lain.?

Minggu, 22 Februari 2026 - 12:31 WIB

Al-Qur’an Akan Memberi Syafaat bagi Ahlinya

Minggu, 22 Februari 2026 - 12:22 WIB

Menghafal Al-Qur’an Saat Puasa Lebih Mudah Daripada Saat Perut Kenyang

Minggu, 22 Februari 2026 - 08:00 WIB

Kapan Orang yang Meninggal Tetap Wajib Dibayarkan Zakat Fitrahnya? Ini Penjelasan Lengkap Beserta Hadisnya

Minggu, 22 Februari 2026 - 07:33 WIB

Tata Cara Pembagian Zakat Fitrah yang Benar Sesuai Syariat Islam

Berita Terbaru

D2NP PNS: Pengertian, Fungsi, dan Cara Cek di MyASN

Pemerintahan

D2NP PNS: Pengertian, Fungsi, dan Cara Cek di MyASN

Rabu, 25 Feb 2026 - 23:00 WIB