Cara Nabi Muhammad Merayakan Lebaran: Sederhana Tanpa THR dan Baju Baru

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 23 Maret 2026 - 06:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pixabay

Foto: Pixabay

Jemarionline – Perayaan Idul Fitri di masa Nabi Muhammad ternyata jauh berbeda dengan sekarang.

Tidak ada THR. Tidak ada kewajiban membeli baju baru.

Sebaliknya, Lebaran dirayakan dengan kesederhanaan dan penuh makna ibadah.

Lebaran Tanpa Tradisi Modern

Saat ini, banyak orang mengidentikkan Lebaran dengan belanja dan berbagi uang.

Namun, di zaman Nabi, hal tersebut tidak dikenal.

Tidak ada:

  • Tradisi THR
  • Kewajiban baju baru
  • Perayaan berlebihan
Baca Juga :  Bolehkah Puasa Qadha Digabung dengan Puasa Sunnah?

Sebaliknya, fokus utama adalah ibadah dan kebersamaan.

Amalan Nabi Saat Idul Fitri

Meski sederhana, ada beberapa amalan penting yang dilakukan Nabi.

Membersihkan Diri

Nabi mandi sebelum salat Id.

Hal ini menunjukkan pentingnya kebersihan di hari raya.

Memakai Pakaian Terbaik

Tidak harus baru.

Yang penting bersih, rapi, dan layak digunakan.

Menggunakan Wewangian

Nabi memakai wewangian untuk menambah kesan segar.

Baca Juga :  ini waktu dianjurkan dan dilarang untuk berhubungan suami isteri

Salat Idul Fitri

Ini adalah ibadah utama dalam perayaan Lebaran.

Menjalin Silaturahmi

Setelah salat, Nabi menyapa dan mengunjungi orang lain.

Bersedekah

Memberi kepada yang membutuhkan menjadi bagian penting dari hari raya.

Makna Lebaran yang Sebenarnya

Bagi Nabi Muhammad, Idul Fitri adalah momen kemenangan.

Kemenangan setelah menjalani Ramadan.

Selain itu, Lebaran juga menjadi waktu untuk saling memaafkan dan mempererat hubungan.

Berita Terkait

Shalat dan Kesehatan Mental: Kajian Ilmiah tentang Dampaknya pada Sistem Saraf Manusia
Masjid Indonesia di Jepang Jadi Pusat Dakwah Baru
Panduan Sholat Tahajjud, Ibadah Malam yang Penuh Keutamaan
Tata Cara Sholat Taubat Lengkap Beserta Doanya
Salat di Dekat Kuburan, Bolehkah? Ini Penjelasan Muhammadiyah
Bukan Sekadar Penyangga, Tiang di Masjidil Haram Punya Peran Penting bagi Jemaah
Masjidil Haram Padat di Akhir Ramadan, Jemaah Diminta Hafalkan Nama Pintu
Lebaran 2026 Hari Apa? Ini Prediksi Pemerintah dan Muhammadiyah
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 06:00 WIB

Shalat dan Kesehatan Mental: Kajian Ilmiah tentang Dampaknya pada Sistem Saraf Manusia

Minggu, 12 April 2026 - 19:00 WIB

Masjid Indonesia di Jepang Jadi Pusat Dakwah Baru

Jumat, 3 April 2026 - 06:00 WIB

Panduan Sholat Tahajjud, Ibadah Malam yang Penuh Keutamaan

Kamis, 2 April 2026 - 12:00 WIB

Tata Cara Sholat Taubat Lengkap Beserta Doanya

Rabu, 1 April 2026 - 07:00 WIB

Salat di Dekat Kuburan, Bolehkah? Ini Penjelasan Muhammadiyah

Berita Terbaru

“Kalau terbukti, ya kami tindak,” kata Purbaya di Jakarta Pusat, Kamis (21/5).( Poto : istimewa )

Pemerintahan

Purbaya Siap Copot Dirjen Bea Cukai Jika Terbukti Terima Suap

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:00 WIB

Perumda Air Minum Tirta Mayang Kota Jambi dan Institut Agama Islam Muhammad Azim (IAIMA) Jambi melalui penandatanganan MoU di Aula Griya Mayang, Kamis (21/05/2026).( Poto : JAMBIlink).

Daerah

Tirta Mayang dan IAIMA Jambi Teken MoU Kolaborasi Baru

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:00 WIB

UKW Jambi ke-13 Dorong Wartawan Lebih Profesional ( Poto : JambiPrima.com ).

Daerah

UKW Jambi ke-13 Dorong Wartawan Lebih Profesional

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:00 WIB

Ratusan warga Suku Anak Dalam (SAD) menggelar aksi di Kantor Bupati Merangin, Kamis (21/05/2026).( Poto : JambiPrima.com).

Daerah

Warga SAD Demo di Merangin, Protes Bantuan Tak Merata

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:00 WIB