Jemarionline – Sungai Jaletreng di Tangsel berubah warna menjadi putih akibat pencemaran dari kebakaran pabrik pestisida di Kecamatan Setu. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangsel segera turun ke lokasi untuk memeriksa kondisi sungai.
Kabid Pengendalian Pencemaran dan Pengawasan Lingkungan DLH Tangsel, Deni Danial, mengatakan pihaknya sudah mengambil sampel air yang tercemar untuk diuji di laboratorium.
Kapolsek Cisauk, AKP Dhady Arsya, menjelaskan kebakaran terjadi di gudang pabrik Taman Tekno pada pukul 04.30 WIB. Akibat kebakaran dan air dari proses pemadaman, ikan-ikan di sungai mati. Dhady mengimbau masyarakat yang sempat memanen ikan untuk tidak mengonsumsinya karena berisiko keracunan.
“Pemadaman menggunakan air dari Damkar mengalir ke Sungai Jaletreng. Masyarakat yang sempat memanen ikan disarankan untuk tidak dikonsumsi,” kata Dhady.
Penyelidikan sementara menunjukkan kebakaran diduga akibat arus pendek listrik. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian material masih dihitung.
DLH Tangsel akan terus memantau kondisi sungai dan hasil uji laboratorium sampel air untuk menentukan langkah penanganan lebih lanjut.









