Jakarta, Jemarionline.com – Valve kembali membuka stok Steam Deck OLED di pasar global dan langsung memicu lonjakan harga perangkat handheld gaming tersebut. Kenaikan harga itu mengejutkan komunitas gamer karena nilainya jauh lebih tinggi dibanding harga sebelumnya.
Selain itu, Valve menyebut kenaikan biaya RAM dan storage global sebagai penyebab utama lonjakan harga perangkat gaming tersebut.
Harga Steam Deck OLED Naik Drastis
Valve kini menjual Steam Deck OLED 512GB sekitar US$789. Sebelumnya, Valve menjual perangkat tersebut sekitar US$549.
Sementara itu, varian 1TB naik menjadi sekitar US$949 dari harga lama US$649. Lonjakan harga ini membuat Steam Deck OLED masuk ke kategori handheld gaming premium.
Valve Sebut Krisis RAM Jadi Penyebab
Valve menjelaskan bahwa industri teknologi saat ini menghadapi kenaikan harga memori dan storage global.
Selain itu, perusahaan teknologi dan industri AI terus meningkatkan permintaan RAM untuk data center sehingga pasokan komponen semakin terbatas. Kondisi tersebut akhirnya menaikkan biaya produksi perangkat gaming dalam beberapa bulan terakhir.
Steam Deck OLED Masih Jadi Favorit Gamer
Steam Deck OLED tetap menjadi salah satu handheld gaming paling populer di dunia meski harganya naik drastis.
Perangkat ini menawarkan layar HDR OLED 7,4 inci, refresh rate hingga 90Hz, WiFi 6E, dan baterai yang lebih awet dibanding versi LCD.
Selain itu, Steam Deck OLED memakai RAM LPDDR5 16GB dan storage NVMe SSD untuk mendukung performa gaming portabel.
Gamer Ramai Bahas Kenaikan Harga
Pengguna Reddit dan media sosial langsung ramai membahas kenaikan harga Steam Deck OLED.
Sebagian gamer mengaku kecewa karena mereka sebelumnya mengenal Steam Deck sebagai handheld gaming dengan harga lebih terjangkau. Namun di sisi lain, banyak pengguna tetap memuji kualitas layar OLED dan pengalaman gaming perangkat tersebut.
“The screen is sooooo good,” tulis salah satu pengguna Reddit tentang Steam Deck OLED.
Kompetitor Mulai Ambil Perhatian
ASUS ROG Ally dan Lenovo Legion Go kini menawarkan harga yang lebih kompetitif dibanding Steam Deck OLED.
Selain itu, gamer mulai membandingkan perangkat handheld tersebut dengan laptop gaming kelas menengah yang memiliki harga tidak jauh berbeda.









