Bos Take-Two Pertimbangkan AI untuk Tekan Biaya Produksi GTA 6, Industri Game Masuk Era Baru?

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

-Gamerant

-Gamerant

Jakarta, Jemarionline.com – CEO Take-Two Interactive, Strauss Zelnick, mulai mempertimbangkan penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk membantu menekan biaya produksi game besar seperti Grand Theft Auto VI (GTA 6).

Pernyataan itu langsung menarik perhatian industri game global karena GTA 6 masuk dalam daftar proyek hiburan termahal sepanjang sejarah.

Dalam beberapa wawancara terbaru, Zelnick mengakui biaya pengembangan game AAA terus naik setiap tahun.

Menurutnya, perusahaan harus mencari pendekatan baru agar proses produksi tetap efisien tanpa mengurangi kualitas game.

Take-Two sampai sekarang belum memastikan penggunaan AI generatif secara penuh dalam pengembangan GTA 6.

Namun, perusahaan mulai melihat AI sebagai alat bantu yang dapat mempercepat beberapa proses kerja.

Biaya Produksi GTA 6 Terus Naik

Industri game modern menghadapi lonjakan biaya produksi yang sangat besar, terutama untuk proyek game kelas AAA seperti GTA 6.

Sejumlah analis memperkirakan total biaya pengembangan game tersebut mencapai 1 miliar hingga 1,5 miliar dolar AS.

Angka fantastis itu mendorong banyak perusahaan game mencari cara baru untuk menekan pengeluaran produksi. Salah satu opsi yang kini muncul ialah penggunaan teknologi AI.

Strauss Zelnick mengatakan teknologi baru memang dapat membantu efisiensi kerja.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi sering membuat ambisi perusahaan ikut meningkat.

“Biaya pengembangan terus meningkat,” kata Zelnick dalam wawancara bersama Bloomberg yang kemudian dikutip berbagai media internasional.

Ia menjelaskan bahwa perusahaan game modern tidak hanya mengejar visual realistis, tetapi juga ingin menciptakan dunia virtual yang lebih hidup dan kompleks.

Take-Two Ingin GTA 6 Jadi Game Terbaik

Meski biaya produksi terus naik, Take-Two tetap ingin menjadikan GTA 6 sebagai game revolusioner yang mampu melampaui ekspektasi pemain.

Strauss Zelnick mengatakan Rockstar Games ingin menghadirkan pengalaman bermain yang belum pernah gamer rasakan sebelumnya.

Karena itu, perusahaan terus memberikan dukungan besar kepada tim pengembang.

“Sasaran kami ialah menghadirkan sesuatu yang belum pernah konsumen rasakan sebelumnya,” ujar Zelnick.

Rockstar Games terkenal sebagai studio yang sangat detail dalam mengembangkan game.

Baca Juga :  GTA 6 Bisa Gagal GOTY 2026? Ini Deretan Game Penantangnya

Tim developer menghabiskan waktu lebih dari satu dekade untuk mengembangkan GTA 6 sejak perilisan GTA V pada 2013.

Banyak pengamat menilai tingginya ekspektasi publik membuat Rockstar harus bekerja lebih hati-hati dibanding proyek game lain.

AI Mulai Mengubah Industri Game

Teknologi AI sebenarnya sudah lama hadir di industri game. Banyak studio memakai AI untuk membantu animasi, pengembangan NPC, pengujian bug, hingga pembuatan lingkungan virtual.

Namun, kemunculan AI generatif memunculkan perdebatan baru di kalangan gamer dan developer.

Sebagian pemain khawatir AI akan mengurangi sentuhan kreatif manusia dalam proses pengembangan game.

Kekhawatiran itu muncul karena industri game sangat bergantung pada kreativitas penulis cerita, animator, komposer musik, hingga desainer visual.

Survei Quantic Foundry pada 2025 menunjukkan mayoritas gamer memiliki pandangan negatif terhadap penggunaan AI generatif untuk aspek kreatif game.

Meski begitu, beberapa developer tetap melihat AI sebagai alat bantu yang dapat mempercepat pekerjaan teknis tanpa menghilangkan peran manusia.

Rockstar Tetap Andalkan Kreativitas Tim Internal

Sejumlah laporan sebelumnya menyebut Rockstar Games belum memakai AI generatif untuk membuat GTA 6.

Strauss Zelnick pernah menegaskan bahwa Rockstar masih mengandalkan kreativitas tim internal dalam membangun dunia GTA 6.

Keputusan itu mendapat respons positif dari banyak gamer. Sebagian pemain menganggap kualitas cerita dan karakter buatan manusia masih jauh lebih baik dibanding hasil AI.

Rockstar memiliki reputasi kuat dalam membangun narasi mendalam dan dunia game yang detail. Karena itu, penggemar berharap GTA 6 tetap mempertahankan kualitas khas seri sebelumnya.

Harga GTA 6 Diprediksi Naik

Selain membahas AI, publik juga ramai membicarakan potensi kenaikan harga GTA 6.

Beberapa analis memprediksi GTA 6 bisa hadir dengan harga mencapai 80 dolar AS atau sekitar Rp1,4 juta.

Angka itu lebih tinggi dibanding standar harga game AAA saat ini yang berada di kisaran 70 dolar AS.

Bank of America bahkan menyebut GTA 6 dapat menjadi titik awal kenaikan harga game di seluruh industri.

Baca Juga :  Kode Redeem Arknights: Endfield Terbaru Hari Ini, Klaim Item Gratis Januari 2026

Meski begitu, Strauss Zelnick menegaskan perusahaan tetap fokus memberikan kualitas yang sebanding dengan harga game.

“Tugas kami ialah memberikan nilai jauh lebih besar dibanding harga yang dibayar,” katanya.

Gamer Khawatir AI Kurangi Kreativitas

Wacana penggunaan AI untuk efisiensi biaya memicu kekhawatiran di kalangan gamer.

Banyak pemain takut perusahaan game mulai mengurangi keterlibatan manusia demi menekan pengeluaran produksi.

Sebagian komunitas gamer menilai AI berpotensi membuat industri game kehilangan identitas kreatifnya.

Namun, ada juga pemain yang mendukung penggunaan AI selama teknologi tersebut hanya membantu proses teknis dan bukan menggantikan kreativitas utama developer.

Perdebatan soal AI saat ini mulai muncul di berbagai industri hiburan, termasuk film, musik, dan game.

GTA 6 Jadi Proyek Paling Ambisius Rockstar

Rockstar Games menjadikan GTA 6 sebagai proyek paling ambisius sepanjang sejarah perusahaan.

Game tersebut kabarnya menghadirkan dunia lebih luas, sistem NPC lebih realistis, serta detail lingkungan yang jauh lebih kompleks dibanding GTA V.

Take-Two bahkan memberikan dukungan finansial besar agar Rockstar dapat mencapai target kualitas tertinggi.

Banyak analis menilai GTA 6 akan menjadi standar baru industri game modern ketika resmi rilis nanti.

Rockstar berencana meluncurkan GTA 6 pada November 2026 untuk PlayStation 5 dan Xbox Series X/S.

Sementara itu, versi PC kemungkinan hadir beberapa waktu setelah perilisan konsol.

Industri Game Mulai Masuk Era Baru

Perkembangan AI membuat industri game mulai memasuki era baru. Banyak perusahaan kini mencoba mencari keseimbangan antara efisiensi teknologi dan kualitas karya kreatif.

Take-Two menjadi salah satu perusahaan besar yang mulai mempertimbangkan peluang tersebut di tengah tekanan biaya produksi yang terus meningkat.

Meski belum memastikan penggunaan AI secara penuh dalam GTA 6, pernyataan Strauss Zelnick menunjukkan teknologi tersebut kemungkinan akan memiliki peran lebih besar dalam pengembangan game masa depan.

Bagi gamer, tantangan terbesar sekarang bukan hanya soal harga game yang semakin mahal, tetapi juga bagaimana industri mempertahankan kualitas dan kreativitas di era kecerdasan buatan. (man)

Berita Terkait

Event Free Fire x Blue Lock Hadir, Klaim 3 Bundle dan 2 Emote Gratis
Free Fire x BLUE LOCK Segera Hadir, Catat Tanggal Rilisnya
Game RPG Murah Terbaik 2026, Cerita Seru dan Pertarungan Memuaskan
Cara Klaim Hadiah Gratis Minecraft Chaos Cubed, Jangan Sampai Ketinggalan
Cara Main Mobile Legends di Laptop, Auto Smooth 60 FPS
Fitur Mobile Legends Ini Bisa Kurangi Lag dan Tingkatkan Performa
Steam Summer Sale 2026, Diskon Game hingga 95%
Harga GTA VI Resmi Diumumkan, Ini Daftar Edisi dan Bonus Pre-Order
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:00 WIB

Event Free Fire x Blue Lock Hadir, Klaim 3 Bundle dan 2 Emote Gratis

Senin, 13 Juli 2026 - 10:00 WIB

Free Fire x BLUE LOCK Segera Hadir, Catat Tanggal Rilisnya

Senin, 6 Juli 2026 - 06:00 WIB

Game RPG Murah Terbaik 2026, Cerita Seru dan Pertarungan Memuaskan

Minggu, 28 Juni 2026 - 06:00 WIB

Cara Klaim Hadiah Gratis Minecraft Chaos Cubed, Jangan Sampai Ketinggalan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 20:00 WIB

Cara Main Mobile Legends di Laptop, Auto Smooth 60 FPS

Berita Terbaru

Sumber : Arianti Widya/Viva.co.id

OTOMOTIF

Jelang GIIAS 2026, Harga Mobil MPV Mulai Rp167 Jutaan

Senin, 27 Jul 2026 - 10:00 WIB

Teknologi

Apple TV 2026: Jadwal Rilis, Rumor, dan Spesifikasi Terbaru

Senin, 27 Jul 2026 - 07:00 WIB