Jaga Stabilitas Ekonomi Daerah, BRI BO Sungai Penuh Tingkatkan Sinergi dengan Polres

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Harian Haluan

Foto: Harian Haluan

SUNGAI PENUH, Jemarionline.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Branch Office (BO) Sungai Penuh terus memperkuat sinergi dengan jajaran kepolisian guna menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi aktivitas perbankan serta masyarakat.

Kolaborasi antara BRI BO Sungai Penuh dan Polres tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan keamanan sektor keuangan, mencegah potensi tindak kriminalitas, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci.

Pimpinan BRI BO Sungai Penuh menyebutkan bahwa hubungan baik antara sektor perbankan dan aparat keamanan memiliki peran penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan keuangan.

“Sinergi ini sangat penting karena keamanan dan stabilitas ekonomi daerah saling berkaitan. Ketika situasi daerah aman dan kondusif, aktivitas ekonomi masyarakat juga akan berjalan dengan baik,” ujar salah satu perwakilan BRI BO Sungai Penuh.

Menurutnya, kerja sama tersebut tidak hanya fokus pada pengamanan operasional bank. BRI dan kepolisian juga memperkuat koordinasi untuk mencegah penipuan, penyalahgunaan transaksi digital, dan gangguan layanan keuangan masyarakat.

Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Daerah

BRI sebagai salah satu bank yang memiliki jaringan luas hingga ke daerah terus berupaya memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. Di wilayah Sungai Penuh dan Kerinci, keberadaan layanan BRI dinilai memiliki peran besar dalam mendukung aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Aktivitas ekonomi masyarakat terus berkembang. Kondisi itu membuat kebutuhan terhadap layanan keuangan yang aman dan terpercaya ikut meningkat. Karena itu, BRI dan aparat kepolisian terus memperkuat sinergi untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Selain mendukung sektor usaha, BRI juga aktif menyalurkan berbagai layanan pembiayaan kepada masyarakat, termasuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang selama ini membantu pelaku UMKM mengembangkan usaha mereka.

Pihak BRI menilai keamanan menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi kenyamanan masyarakat dalam melakukan transaksi perbankan.

“Kepercayaan masyarakat merupakan hal yang sangat penting bagi dunia perbankan. Karena itu, kami terus memperkuat koordinasi dengan pihak kepolisian agar layanan kepada masyarakat dapat berjalan aman dan lancar,” katanya.

Polres Dukung Penguatan Keamanan Perbankan

Sementara itu, jajaran Polres juga menyambut baik langkah sinergi yang dilakukan bersama pihak perbankan. Kepolisian menilai kerja sama lintas sektor sangat penting untuk menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga :  Program Renovasi Rumah, Warga Jawa Barat Dapat Angin Segar

Pihak kepolisian menegaskan bahwa keamanan sektor perbankan menjadi perhatian penting. Aktivitas perbankan berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari.

“Kami siap mendukung pengamanan sektor perbankan serta menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Stabilitas keamanan akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar salah satu pejabat di lingkungan Polres.

Selain pengamanan operasional perbankan, kepolisian juga terus mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai bentuk tindak kejahatan digital yang belakangan semakin marak terjadi.

Pelaku kejahatan masih sering memakai pesan singkat, telepon, dan tautan palsu untuk menipu nasabah perbankan. Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah memberikan data pribadi maupun kode OTP kepada pihak yang tidak dikenal.

Polres dan pihak perbankan terus mengedukasi masyarakat tentang keamanan transaksi digital. Langkah itu membantu nasabah melakukan aktivitas keuangan dengan lebih aman.

UMKM Jadi Fokus Penguatan Ekonomi

UMKM di Sungai Penuh dan Kerinci terus menjadi penggerak utama ekonomi masyarakat. Berbagai sektor usaha mulai dari perdagangan, kuliner, pertanian, hingga industri rumahan terus tumbuh dan memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah.

BRI melihat potensi tersebut sebagai peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Melalui berbagai program pembiayaan dan pendampingan usaha, BRI terus mendorong pelaku UMKM agar mampu berkembang dan meningkatkan daya saing.

Sejumlah pelaku usaha di Sungai Penuh mengaku terbantu dengan layanan perbankan yang semakin mudah diakses, terutama dalam proses transaksi digital dan pembiayaan usaha.

“Sekarang transaksi lebih mudah karena banyak pelanggan yang memakai pembayaran digital. Kami juga merasa lebih aman karena bank dan aparat keamanan terus mengingatkan soal penipuan online,” ujar salah seorang pelaku usaha di Sungai Penuh.

Menurutnya, keamanan transaksi digital menjadi hal penting karena sebagian besar aktivitas usaha kini sudah memanfaatkan layanan perbankan digital.

Perbankan Digital Terus Berkembang

Dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat Sungai Penuh dan Kerinci semakin sering menggunakan layanan digital banking. Masyarakat kini semakin terbiasa melakukan transaksi secara online mulai dari transfer, pembayaran tagihan, hingga transaksi usaha.

Baca Juga :  Mendikdasmen Percepat Pembangunan Kelas Darurat untuk Siswa Terdampak Banjir Aceh

Peningkatan layanan digital juga memunculkan tantangan baru terkait keamanan data dan transaksi nasabah.

Karena itu, BRI terus memperkuat sistem keamanan layanan digital sekaligus meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi.

Pihak BRI mengimbau nasabah untuk selalu berhati-hati terhadap berbagai bentuk modus penipuan yang mengatasnamakan bank.

Nasabah juga diminta hanya menggunakan layanan resmi dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang berasal dari sumber tidak jelas.

“Edukasi kepada masyarakat terus kami lakukan agar nasabah semakin memahami pentingnya menjaga keamanan transaksi digital,” kata perwakilan BRI.

Kolaborasi Dinilai Semakin Penting

Pengamat ekonomi daerah menilai kolaborasi antara sektor perbankan dan aparat keamanan menjadi semakin penting di tengah perkembangan ekonomi digital saat ini.

Menurutnya, stabilitas keamanan akan memberikan dampak positif terhadap iklim investasi dan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Ketika masyarakat merasa aman dalam melakukan aktivitas ekonomi, maka kepercayaan terhadap sektor keuangan juga meningkat. Hal itu akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Ia juga menilai kerja sama lintas sektor dapat membantu meningkatkan literasi keuangan masyarakat sekaligus mencegah berbagai bentuk tindak kejahatan digital.

Selain itu, keberadaan perbankan yang aktif mendukung UMKM juga dinilai mampu membantu mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal.

Komitmen Mendukung Pertumbuhan Daerah

BRI BO Sungai Penuh menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan ekonomi daerah melalui layanan keuangan yang inklusif dan mudah dijangkau masyarakat.

Selain memperkuat layanan perbankan, BRI juga akan terus meningkatkan koordinasi dengan berbagai pihak termasuk pemerintah daerah dan aparat keamanan.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang sehat dan aman. Kerja sama itu juga mendukung pertumbuhan usaha masyarakat.

Pihak BRI optimistis kerja sama yang terjalin dengan Polres dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekaligus memperkuat stabilitas ekonomi daerah.

“Kami berharap sinergi ini terus berjalan dengan baik sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung, baik dari sisi keamanan maupun pertumbuhan ekonomi,” tutupnya. (man)

Berita Terkait

Wali Kota Alfin Serahkan Seragam Gratis Saat Pantau MPLS
APBD 2027 Kerinci Fokus pada Pertanian, Pariwisata dan SDM
Kasus DBD di Sungai Penuh Naik Jadi 88, Dinkes Gencarkan PSN
BMKG Prediksi Kabut Tebal Selimuti Sebagian Besar Jambi Hari Ini
Harga LPG 3 Kg di Kerinci dan Sungai Penuh Melambung, Warga Mengeluh
Disdik Kerinci Dorong Gerakan Ayah Antar Anak ke Sekolah
BKPSDM Sungai Penuh Perketat Pengawasan, ASN Wajib Tertib Absensi
Disperindag Sungai Penuh Perketat Pengawasan Harga LPG 3 Kg
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:00 WIB

Wali Kota Alfin Serahkan Seragam Gratis Saat Pantau MPLS

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:00 WIB

APBD 2027 Kerinci Fokus pada Pertanian, Pariwisata dan SDM

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:00 WIB

Kasus DBD di Sungai Penuh Naik Jadi 88, Dinkes Gencarkan PSN

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:00 WIB

BMKG Prediksi Kabut Tebal Selimuti Sebagian Besar Jambi Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:45 WIB

Harga LPG 3 Kg di Kerinci dan Sungai Penuh Melambung, Warga Mengeluh

Berita Terbaru

REDMAGIC

Teknologi

RedMagic Astra 2 Resmi Global, Tablet Gaming Layar OLED 185Hz

Sabtu, 18 Jul 2026 - 07:00 WIB