Disetujui Menkes, RSUD Kerinci Naik Jadi Tipe C dan Ditargetkan Mulai Beroperasi 2027

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Oga/Jambiseru.com

Foto: Oga/Jambiseru.com

Kerinci, Jemarionline.com – Sektor kesehatan di Kabupaten Kerinci mendapat dorongan baru setelah Kementerian Kesehatan menyetujui peningkatan RSUD Kerinci menjadi rumah sakit Tipe C.

Pemerintah Kabupaten Kerinci menargetkan rumah sakit tersebut mulai melayani masyarakat pada awal 2027.

Keputusan ini menjadi langkah penting untuk memperluas akses kesehatan sekaligus memperkuat layanan medis di wilayah Kerinci dan sekitarnya.

Menkes Beri Lampu Hijau untuk Pengembangan RSUD Kerinci

Pemerintah Kabupaten Kerinci mengajukan peningkatan status rumah sakit agar masyarakat memperoleh layanan yang lebih lengkap.

Kementerian Kesehatan kemudian memberikan persetujuan terhadap rencana tersebut.

Bupati Kerinci Monadi menyampaikan bahwa pemerintah pusat mendukung penuh pengembangan rumah sakit tersebut.

Monadi mengatakan:

“Menteri Kesehatan mendukung dan menyetujui peningkatan RSUD Kerinci menjadi Tipe C dengan target operasional awal 2027.”

Pemerintah daerah menilai keputusan ini membuka peluang besar untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Pemerintah Pilih Bukit Tengah sebagai Lokasi Pengembangan

Selain itu, kawasan tersebut dinilai memiliki ruang yang cukup untuk mendukung pengembangan fasilitas kesehatan dalam jangka panjang.

Baca Juga :  Persingkat Jarak Tempuh Jambi–Sumbar, Pemkot Sungai Penuh Usulkan Pembangunan Flyover

Pemerintah juga mulai menyiapkan tahapan teknis agar pembangunan berjalan sesuai target.

RSUD Tipe C Akan Hadirkan Layanan Lebih Lengkap

Kenaikan status rumah sakit akan membawa perubahan pada kapasitas pelayanan.

Rumah sakit Tipe C nantinya akan menyediakan layanan spesialis dasar yang lebih lengkap.

Masyarakat dapat mengakses layanan penyakit dalam, bedah, anak, serta kebidanan dan kandungan.

Selain itu, pemerintah juga berencana menambah fasilitas pendukung seperti:

  • ruang operasi,
  • laboratorium,
  • ruang rawat inap,
  • ICU,
  • radiologi,
  • serta layanan penunjang lainnya.

Dengan fasilitas tersebut, masyarakat tidak perlu terlalu sering mencari layanan lanjutan ke luar daerah.

Bupati Kerinci Ingin Kurangi Rujukan ke Luar Daerah

Pemerintah Kabupaten Kerinci melihat kebutuhan layanan kesehatan terus meningkat setiap tahun.

Karena itu, pemerintah ingin memperkuat kapasitas rumah sakit daerah.

Monadi menjelaskan:

“Peningkatan rumah sakit ini sangat penting agar masyarakat memperoleh pelayanan yang lebih baik dan lebih dekat.”

Ia juga berharap rumah sakit tersebut dapat menjadi pusat pelayanan kesehatan baru di wilayah Kerinci.

Baca Juga :  Pasca Lebaran 2026, Tarif Travel Kerinci-Sungai Penuh ke Berbagai Jurusan Resmi Naik

Pemerintah Mulai Siapkan Tahapan Realisasi

Setelah memperoleh persetujuan, pemerintah daerah mulai menyiapkan tahapan berikutnya.

Pemerintah akan mempercepat proses perencanaan, penguatan fasilitas, serta pemenuhan kebutuhan layanan.

Selain itu, pemerintah juga akan menyesuaikan kebutuhan tenaga kesehatan dan sarana pendukung.

Langkah tersebut bertujuan agar rumah sakit dapat langsung beroperasi sesuai target waktu.

Masyarakat Diharapkan Merasakan Dampak Langsung

Keberadaan rumah sakit dengan kapasitas lebih besar akan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Warga dapat memperoleh layanan kesehatan yang lebih cepat tanpa harus melakukan perjalanan jauh.

Selain menghemat waktu, kondisi tersebut juga membantu mengurangi biaya pengobatan dan rujukan.

Karena itu, pemerintah berharap peningkatan status rumah sakit dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat. (man)

Berita Terkait

Wakil Wali Kota Sungai Penuh Ikuti Bimtek Nasional ASWAKADA 2026 di Batam
Pengukuhan DWP Kota Sungai Penuh Dorong Peran Perempuan Berdaya
Pemkot Sungai Penuh Percepat Penyusunan KLHS RDTR untuk Penataan Ruang Wilayah
Gubernur Jambi Al Haris Tegur Keras ASN yang Nekat Masuk Kantor Saat WFH
Wali Kota Alfin Serahkan Seragam Gratis Saat Pantau MPLS
APBD 2027 Kerinci Fokus pada Pertanian, Pariwisata dan SDM
Kasus DBD di Sungai Penuh Naik Jadi 88, Dinkes Gencarkan PSN
BMKG Prediksi Kabut Tebal Selimuti Sebagian Besar Jambi Hari Ini
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:00 WIB

Wakil Wali Kota Sungai Penuh Ikuti Bimtek Nasional ASWAKADA 2026 di Batam

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:00 WIB

Pengukuhan DWP Kota Sungai Penuh Dorong Peran Perempuan Berdaya

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:00 WIB

Pemkot Sungai Penuh Percepat Penyusunan KLHS RDTR untuk Penataan Ruang Wilayah

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:02 WIB

Gubernur Jambi Al Haris Tegur Keras ASN yang Nekat Masuk Kantor Saat WFH

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:00 WIB

Wali Kota Alfin Serahkan Seragam Gratis Saat Pantau MPLS

Berita Terbaru

Sumber : Arianti Widya/Viva.co.id

OTOMOTIF

Jelang GIIAS 2026, Harga Mobil MPV Mulai Rp167 Jutaan

Senin, 27 Jul 2026 - 10:00 WIB

Teknologi

Apple TV 2026: Jadwal Rilis, Rumor, dan Spesifikasi Terbaru

Senin, 27 Jul 2026 - 07:00 WIB