Muaro Jambi – Forum Lalu Lintas Jalan di Kabupaten Muaro Jambi membahas langkah konkret untuk menekan kecelakaan, mulai dari perbaikan titik rawan hingga edukasi keselamatan pelajar.
PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Jambi ikut terlibat aktif dalam pembahasan yang digelar di RSUD Ahmad Ripin tersebut dengan fokus utama keselamatan jalan.
PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Jambi bersama berbagai instansi di Muaro Jambi berkumpul dalam Forum Lalu Lintas Jalan. Mereka membahas langkah nyata untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan di wilayah tersebut.
Rapat berlangsung di Aula RSUD Ahmad Ripin dan menghadirkan banyak pihak, seperti kepolisian, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, hingga BPJS Kesehatan.
Semua peserta sepakat untuk memperkuat kerja sama dalam menekan angka kecelakaan.
Seorang perwakilan forum menyampaikan bahwa kerja sama lintas sektor menjadi kunci utama. “Kami tidak bisa bekerja sendiri. Semua pihak harus bergerak bersama untuk keselamatan jalan,” ujarnya.
Fokus Blackspot di Empat Kecamatan
Forum ini menyoroti empat kecamatan yang sering terjadi kecelakaan, yaitu Jaluko, Sekernan, Mestong, dan Kumpeh Ulu.
Tim gabungan dari Jasa Raharja, Satlantas Polres Muaro Jambi, Dinas Perhubungan, dan Dinas Pekerjaan Umum langsung merencanakan survei lapangan. Mereka juga menyusun langkah perbaikan infrastruktur jalan.
Selain itu, tim juga menyiapkan rekayasa lalu lintas dan penambahan rambu di titik rawan. Semua langkah ini ditargetkan bisa mengurangi risiko kecelakaan secara langsung di lapangan.
Edukasi Keselamatan untuk Pelajar
Forum juga menyoroti tingginya kecelakaan yang melibatkan pelajar. Kondisi ini mendorong Jasa Raharja dan Dinas Pendidikan bergerak lebih cepat.
Mereka menyiapkan program edukasi keselamatan berkendara di sekolah. Satlantas juga ikut turun langsung memberikan sosialisasi safety riding.
Seorang peserta rapat menegaskan pentingnya edukasi sejak dini. “Kalau pelajar paham aturan sejak awal, mereka akan lebih hati-hati di jalan,” katanya.
Program ini menyasar sekolah-sekolah di Muaro Jambi agar budaya tertib lalu lintas terbentuk sejak usia muda.
Sinergi Penanganan Korban
Selain pencegahan, forum ini juga membahas penanganan korban kecelakaan. RSUD Ahmad Ripin bersama BPJS Kesehatan ikut menyusun pola koordinasi agar layanan medis berjalan lebih cepat.
Jasa Raharja juga memperkuat peran dalam proses penanganan korban agar masyarakat mendapat layanan yang lebih baik dan responsif.
Dengan sistem yang lebih terhubung, semua pihak berharap penanganan korban kecelakaan bisa berjalan lebih cepat dan tepat.(ar)









