Jemarionline.com, Jakarta – PT Gudang Garam Tbk (GGRM) mencatat penurunan pendapatan tahun 2025 sebesar 9,41%, menjadi Rp89,3 triliun dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini dipengaruhi oleh melemahnya permintaan di pasar domestik maupun ekspor.
Pendapatan domestik turun sekitar 9,36% menjadi Rp88,2 triliun, sedangkan pendapatan ekspor menurun 13,14% menjadi Rp1,14 triliun. Produk utama perusahaan, Sigaret Kretek Mesin (SKM), turun 8,32%, sementara Sigaret Kretek Tangan (SKT) turun 15,28%.
Meski pendapatan menurun, GGRM berhasil mencatat laba bersih sebesar Rp1,55 triliun, naik 58,7% dari tahun sebelumnya. Kenaikan laba ini didorong oleh efisiensi operasional, termasuk penurunan beban pokok, pengurangan biaya usaha dan bunga, serta lonjakan pendapatan lain-lain.
Manajemen menegaskan, meski menghadapi tekanan pasar, langkah pengelolaan biaya yang tepat membantu perusahaan mempertahankan keuntungan.









