Jemarionline.com,Jakarta – Sholat Tahajjud merupakan ibadah sunnah yang dilakukan pada malam hari setelah tidur. Ibadah ini termasuk amalan yang sangat dianjurkan karena mendekatkan diri kepada Allah SWT dan mendatangkan pahala besar.
Sholat Tahajjud sebaiknya dikerjakan pada sepertiga malam terakhir, yaitu sekitar pukul 1:00 hingga 3:00 dini hari, sebelum masuk waktu Shubuh. Ibadah ini dapat dilakukan minimal 2 rakaat dan maksimal hingga 8 rakaat atau lebih, biasanya dikerjakan dua rakaat per salam.
Tata Cara Sholat Tahajjud
- Niat Sholat
Niat dilakukan di hati atau diucapkan, misalnya:
“Usholli sunnatal tahajjud rak‘ataini lillahi ta‘ala” - Takbiratul Ihram
Mengangkat kedua tangan sambil mengucap Allahu Akbar. - Doa Iftitah (sunnah)
Membaca doa pembuka sebelum membaca Al-Fatihah. - Membaca Al-Fatihah dan Surah Pendek
Wajib membaca Al-Fatihah setiap rakaat, kemudian surah pendek seperti Al-Ikhlas, Al-Falaq, atau An-Nas. - Ruku’, I’tidal, Sujud, dan Duduk di Antara Dua Sujud
Membaca dzikir yang dianjurkan di setiap posisi, seperti Subhana Rabbiyal Azeem saat ruku’ dan Subhana Rabbiyal A’la saat sujud. - Bangkit untuk Rakaat Kedua
Lakukan langkah yang sama hingga selesai, ditutup dengan salam.
Amalan Sunnah Setelah Sholat
Setelah sholat Tahajjud, dianjurkan untuk melakukan dzikir, membaca Al-Qur’an, memanjatkan doa, dan istighfar. Amalan ini dipercaya dapat mendatangkan keberkahan, menjawab doa, dan memperkuat kedekatan dengan Allah SWT.
Keutamaan Sholat Tahajjud
Sholat Tahajjud memiliki keutamaan yang luar biasa. Selain menjadi ibadah yang dicintai Allah, doa yang dipanjatkan di malam hari ini diyakini lebih cepat dikabulkan. Rasulullah SAW juga mendorong umatnya untuk istiqamah melaksanakan sholat malam sebagai tanda keimanan dan ketakwaan.
Dengan melaksanakan sholat Tahajjud secara rutin, umat muslim dapat memperkuat iman, menenangkan hati, dan meningkatkan kualitas ibadah sehari-hari.









