Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Indonesia Desak Investigasi PBB

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Sumber PBB sebut 3 TNI yang tewas di Lebanon diduga kena serpihan tembakan tank dan ranjau Israel. Foto: AFP/RABIH DAHER

Ilustrasi. Sumber PBB sebut 3 TNI yang tewas di Lebanon diduga kena serpihan tembakan tank dan ranjau Israel. Foto: AFP/RABIH DAHER

Jemarionline – Tiga personel TNI yang tergabung dalam pasukan perdamaian PBB, UNIFIL, tewas di selatan Lebanon setelah mengalami dua insiden berbeda akhir Maret 2026.

Insiden pertama terjadi ketika sebuah proyektil meledak dekat posisi pasukan di Adchit al‑Qusayr, yang menewaskan satu prajurit.

Baca Juga :  Putin Kirim Pesawat Militer Evakuasi Mojtaba Khamenei untuk Berobat ke Rusia

Selanjutnya, ledakan tak dikenal menghancurkan kendaraan yang ditumpangi dua prajurit lainnya di dekat Bani Hayyan. Dua orang lainnya juga terluka.

Pemerintah Indonesia melalui Perwakilan Tetap di PBB mendesak PBB melakukan investigasi yang cepat, menyeluruh, dan transparan atas kejadian tersebut.

Baca Juga :  Perhutani KPH Kebonharjo dan Kodim 0720 Rembang Perkuat Sinergi Lewat Silaturahmi dan Koordinasi

Dewan Keamanan PBB bahkan menggelar pertemuan darurat untuk membahas situasi ini, setelah Prancis meminta diskusi terkait keamanan personel penjaga perdamaian.

PBB menyatakan serangan terhadap penjaga perdamaian adalah pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional dan menegaskan perlunya akuntabilitas dari pihak yang bertanggung jawab.

Berita Terkait

Petugas Bandara Jeddah Lakukan Penyitaan Rokok Milik Jemaah Haji Indonesia
Rusia dan Ukraina Tukar 205 Tawanan Perang, Dimediasi AS di Tengah Memanasnya Konflik
Indonesia–Belarus Sepakati Roadmap Kerja Sama 2026–2030 di Minsk
China dan Jepang Kembali Bersitegang, Insiden Jet Tempur di Laut Pasifik Picu Kekhawatiran Kawasan
Kamboja Deportasi Ribuan WNA Ilegal, Didominasi Kasus Penipuan Daring
Penembakan Saat Jamuan Malam Trump Gegerkan AS, Pelaku Dipastikan Tidak Terkait Iran
PBB dan Kemlu RI Ungkap Penyerang Praka Rico Adalah Israel, Fakta Ini Mengejutkan
Polandia Borong Emas Saat Dunia Cemas, Rusia Justru Jual Cadangan, Ada Apa?
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 15:00 WIB

Petugas Bandara Jeddah Lakukan Penyitaan Rokok Milik Jemaah Haji Indonesia

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:00 WIB

Rusia dan Ukraina Tukar 205 Tawanan Perang, Dimediasi AS di Tengah Memanasnya Konflik

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:00 WIB

Indonesia–Belarus Sepakati Roadmap Kerja Sama 2026–2030 di Minsk

Sabtu, 16 Mei 2026 - 09:00 WIB

China dan Jepang Kembali Bersitegang, Insiden Jet Tempur di Laut Pasifik Picu Kekhawatiran Kawasan

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:00 WIB

Kamboja Deportasi Ribuan WNA Ilegal, Didominasi Kasus Penipuan Daring

Berita Terbaru

Luke Thomas Mahony pimpin PT DSI( Poto : CNN Indonesia ).

Ekonomi

Luke Thomas Pimpin DSI, BUMN Ekspor Baru Prabowo

Kamis, 21 Mei 2026 - 23:00 WIB

“Kalau terbukti, ya kami tindak,” kata Purbaya di Jakarta Pusat, Kamis (21/5).( Poto : istimewa )

Pemerintahan

Purbaya Siap Copot Dirjen Bea Cukai Jika Terbukti Terima Suap

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:00 WIB

Perumda Air Minum Tirta Mayang Kota Jambi dan Institut Agama Islam Muhammad Azim (IAIMA) Jambi melalui penandatanganan MoU di Aula Griya Mayang, Kamis (21/05/2026).( Poto : JAMBIlink).

Daerah

Tirta Mayang dan IAIMA Jambi Teken MoU Kolaborasi Baru

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:00 WIB

UKW Jambi ke-13 Dorong Wartawan Lebih Profesional ( Poto : JambiPrima.com ).

Daerah

UKW Jambi ke-13 Dorong Wartawan Lebih Profesional

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:00 WIB