jemarionline.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi memberikan keringanan bagi wajib pajak kendaraan bermotor. Kebijakan ini berupa pembebasan denda administrasi bagi masyarakat yang terlambat membayar pajak.
Program ini berlaku khusus bagi pajak kendaraan yang jatuh tempo saat libur cuti bersama Lebaran, yaitu pada 18 hingga 24 Maret 2026. Pada periode tersebut, layanan pembayaran tidak beroperasi sehingga masyarakat tidak bisa melakukan pembayaran tepat waktu.
Sebagai solusi, Pemprov Jambi membuka kesempatan pembayaran tanpa denda selama tiga hari. Periode tersebut dimulai pada 25 hingga 27 Maret 2026.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Jambi, Agus Pirngadi, menegaskan bahwa kebijakan ini bersifat terbatas. Setelah tanggal 27 Maret, denda keterlambatan akan kembali berlaku secara normal.
Meski ada kebijakan kerja fleksibel atau work from anywhere (WFA), layanan Samsat tetap berjalan. Petugas tetap hadir di kantor untuk melayani masyarakat yang ingin membayar pajak kendaraan.
Pemprov Jambi mengimbau masyarakat agar memanfaatkan kesempatan ini. Dengan begitu, wajib pajak bisa terhindar dari denda administrasi.









