Prabowo Pertimbangkan Kebijakan Hemat BBM, Opsi WFH Jadi Salah Satu Solusi

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo Pertimbangkan Kebijakan Hemat BBM, Opsi WFH Jadi Salah Satu Solusi ( dok.CNBC Indonesia Tangkapan Layar Youtube/Sekretariat Presiden)

Prabowo Pertimbangkan Kebijakan Hemat BBM, Opsi WFH Jadi Salah Satu Solusi ( dok.CNBC Indonesia Tangkapan Layar Youtube/Sekretariat Presiden)

JAKARTA, jemarionline.com – Pemerintah tengah mengkaji langkah penghematan bahan bakar minyak (BBM) menyusul meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang berpotensi memicu kenaikan harga minyak dunia. Presiden Prabowo Subianto menyatakan salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan adalah penerapan work from home (WFH) bagi sebagian pegawai.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam rapat kabinet, ketika pemerintah membahas dampak konflik di Timur Tengah terhadap stabilitas ekonomi global dan nasional. Menurutnya, situasi geopolitik dapat memengaruhi harga energi, sehingga Indonesia perlu menyiapkan langkah antisipasi sejak dini.

WFH Dinilai Bisa Menghemat Energi

Prabowo menilai kebijakan bekerja dari rumah dapat membantu menekan konsumsi BBM karena mobilitas masyarakat berkurang. Jika sebagian pekerja tidak perlu datang ke kantor setiap hari, penggunaan kendaraan pribadi maupun transportasi umum juga akan menurun.

Baca Juga :  Aturan Terbaru Saldo Minimum Bank Mandiri, BRI, dan BNI per Maret 2026

Pengalaman saat pandemi COVID-19 menunjukkan bahwa pola kerja jarak jauh mampu mengurangi kepadatan lalu lintas di kota besar. Selain itu, pengurangan perjalanan dinas dan aktivitas yang tidak mendesak juga dinilai dapat membantu menghemat energi nasional.

Pemerintah pun meminta kementerian terkait menghitung kemungkinan penerapan kebijakan tersebut, termasuk jumlah pegawai yang dapat bekerja dari rumah tanpa mengganggu pelayanan publik.

Dampak Konflik Timur Tengah

Ketegangan di kawasan Timur Tengah beberapa waktu terakhir meningkatkan kekhawatiran pasar global terhadap pasokan energi. Kawasan tersebut merupakan salah satu produsen minyak utama dunia sehingga konflik yang terjadi berpotensi memicu lonjakan harga minyak internasional.

Jika harga minyak dunia meningkat tajam, dampaknya bisa dirasakan oleh banyak negara, termasuk Indonesia. Kenaikan harga energi dapat memengaruhi biaya produksi, harga transportasi, hingga harga bahan pangan.

Baca Juga :  Mantan Kepala Intelijen Inggris Sebut Iran Lebih Tangguh, Opsi AS dan Israel Kian Terbatas

Karena itu, pemerintah menilai penting untuk menyiapkan strategi penghematan energi guna menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Masih Tahap Kajian

Meski demikian, Prabowo menegaskan bahwa opsi penerapan WFH masih dalam tahap kajian dan belum menjadi keputusan resmi pemerintah. Setiap kebijakan nantinya akan dipertimbangkan secara matang agar tidak mengganggu aktivitas ekonomi maupun pelayanan kepada masyarakat.

Pemerintah juga terus memantau perkembangan situasi global sambil menyiapkan berbagai langkah mitigasi jika ketegangan geopolitik berlangsung dalam waktu lama.

Dengan langkah antisipasi tersebut, diharapkan Indonesia dapat tetap menjaga ketahanan energi dan stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global.

Berita Terkait

Family Office Berpotensi Bawa Ratusan Miliar Dolar AS ke Indonesia
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
DJP Blokir 36 Rekening Wajib Pajak di 14 Bank, Tunggakan Capai Rp17 Miliar
BI Rate Naik, Cicilan KPR dan Pinjol Berpotensi Membengkak
Harga Emas Dunia Sentuh Level Terendah 11 Minggu, Ini Penyebabnya
Rupiah Melemah, OJK Sebut Perbankan Masih Aman tapi Waspadai Risiko Ini
Harga Emas Antam Naik Rp5.000, Tembus Rp2,74 Juta per Gram
NPL KPR BTN Turun Jadi 2,8 Persen, Transformasi Kredit Dorong Kualitas Pembiayaan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:00 WIB

Family Office Berpotensi Bawa Ratusan Miliar Dolar AS ke Indonesia

Rabu, 10 Juni 2026 - 05:00 WIB

Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:00 WIB

DJP Blokir 36 Rekening Wajib Pajak di 14 Bank, Tunggakan Capai Rp17 Miliar

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:00 WIB

BI Rate Naik, Cicilan KPR dan Pinjol Berpotensi Membengkak

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:00 WIB

Harga Emas Dunia Sentuh Level Terendah 11 Minggu, Ini Penyebabnya

Berita Terbaru

(Foto: REUTERS/WANA)

Internasional

Israel Serang Iran Lagi, Dua Anggota Militer Iran Tewas

Rabu, 10 Jun 2026 - 14:00 WIB

(dok/metrojambi.com)

Daerah

Pemkot Sungai Penuh Gandeng Yayasan Regen Kelola Sampah

Rabu, 10 Jun 2026 - 13:00 WIB

Foto: Dewi Wilona/Jambitv.co

Daerah

Kasus BBM Subsidi Ilegal Kerinci Masuk Tahap Penuntutan

Rabu, 10 Jun 2026 - 11:00 WIB