Harga Cabai Diprediksi Turun pada Minggu Ketiga Ramadan, Ini Penyebabnya

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Cabai Diprediksi Turun pada Minggu Ketiga Ramadan, Ini Penyebabnya

Harga Cabai Diprediksi Turun pada Minggu Ketiga Ramadan, Ini Penyebabnya

Jemarionline – Harga cabai di sejumlah daerah di Indonesia masih berada di level tinggi. Kondisi ini membuat banyak masyarakat mengeluhkan mahalnya harga bahan dapur tersebut menjelang Ramadan dan Lebaran.

Namun, pemerintah memperkirakan harga cabai akan mulai turun pada minggu ketiga Ramadan 2026 seiring meningkatnya pasokan dari sentra produksi.

Pasokan Cabai Diprediksi Meningkat

Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyebutkan bahwa kenaikan harga cabai saat ini dipengaruhi oleh faktor cuaca dan distribusi. Curah hujan yang tinggi di sejumlah daerah membuat proses panen dan pengiriman cabai ke pasar menjadi terganggu.

Baca Juga :  Ketua DPRD Minta Layanan Bank Jambi Normal Sebelum 1 Maret

Selain itu, permintaan cabai biasanya meningkat selama bulan Ramadan karena kebutuhan konsumsi masyarakat yang lebih tinggi.

Meski begitu, pemerintah memperkirakan kondisi ini tidak berlangsung lama. Pasokan cabai diprediksi akan bertambah ketika masa panen mulai berlangsung di beberapa daerah penghasil cabai.

Jika distribusi berjalan lancar dan produksi meningkat, harga cabai diperkirakan akan mulai turun pada pertengahan hingga akhir Ramadan.

Harga Cabai Ditargetkan Kembali Normal

Pemerintah berharap harga cabai dapat kembali mendekati harga normal di kisaran Rp50.000 per kilogram setelah pasokan membaik.

Baca Juga :  Harga Cabai di Awal 2026 Melonjak, Warga Mulai Kurangi Konsumsi

Saat ini, di sejumlah pasar harga cabai masih berada pada kisaran Rp70.000 hingga Rp75.000 per kilogram, bahkan lebih tinggi di beberapa wilayah.

Pemerintah juga terus memantau perkembangan harga pangan serta menjaga distribusi agar pasokan tetap tersedia di pasar. Langkah ini dilakukan untuk menekan lonjakan harga menjelang Lebaran.

Dengan adanya tambahan pasokan dari daerah produksi, diharapkan harga cabai bisa kembali stabil sehingga tidak terlalu membebani masyarakat.

Berita Terkait

Gen Z Indonesia Capai 74,9 Juta Jiwa, Jadi Nasabah Potensial Industri Asuransi
Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax DJP, Simak Langkah-langkahnya
Perusahaan China Menang Tender Proyek Sampah Jadi Energi di Bekasi dan Denpasar
Ribuan Orang Hadiri Sidang Akbar di China, Investor Global Mulai Waswas
Aturan Terbaru Saldo Minimum Bank Mandiri, BRI, dan BNI per Maret 2026
Utang Pinjol Warga RI Capai Rp 98,54 Triliun, Tumbuh 25,52 Persen
Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo Kompak Naik per 1 Maret 2026
Geger Emas 30.000 Ton di Banten, Disebut Pernah “Dirampok” Asing
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 21:30 WIB

Gen Z Indonesia Capai 74,9 Juta Jiwa, Jadi Nasabah Potensial Industri Asuransi

Sabtu, 7 Maret 2026 - 19:30 WIB

Harga Cabai Diprediksi Turun pada Minggu Ketiga Ramadan, Ini Penyebabnya

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:00 WIB

Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax DJP, Simak Langkah-langkahnya

Jumat, 6 Maret 2026 - 19:00 WIB

Perusahaan China Menang Tender Proyek Sampah Jadi Energi di Bekasi dan Denpasar

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:00 WIB

Ribuan Orang Hadiri Sidang Akbar di China, Investor Global Mulai Waswas

Berita Terbaru

Pemda Mulai Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi PPPK Penuh Waktu

Nasional

Pemda Mulai Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi PPPK Penuh Waktu

Sabtu, 7 Mar 2026 - 20:30 WIB