Jemarionline.com, Mataram – Setahun kepemimpinan Gubernur <PRIVATE_PERSON> Iqbal dan Wakil Gubernur <PRIVATE_PERSON> Dinda menandai fase penting bagi konektivitas di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Pemerintah provinsi melalui Dinas Perhubungan mendorong percepatan akses transportasi udara, laut, dan darat untuk memperkuat ekonomi, pariwisata, dan layanan publik bagi masyarakat.
Langit NTB Kembali Ramai
Sektor penerbangan menjadi indikator utama kebangkitan mobilitas di NTB. Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) melayani 2.497.163 penumpang sepanjang 2025, naik sekitar 5 persen dibanding 2024. Jumlah pergerakan pesawat juga meningkat menjadi 26.337 penerbangan, atau naik 5,9 persen dari tahun sebelumnya.
Tujuh rute baru dibuka selama 2025, termasuk Banjarmasin, Labuan Bajo, dan Malang, menambah konektivitas dan pilihan perjalanan bagi wisatawan maupun pelaku bisnis. Kehadiran maskapai TransNusa dengan rute Lombok–Denpasar–Lombok semakin memperluas akses transportasi udara.
Laut Hidup, Pariwisata Bergerak
Perhatian pemerintah juga tertuju pada transportasi laut, khususnya Pelabuhan Lembar. Jumlah penumpang internasional naik 28 persen sepanjang 2025, menandai pemulihan arus wisatawan mancanegara. Rute strategis Sape–Labuan Bajo mencatat peningkatan penumpang hingga 32.633 orang, naik 22,4 persen dibanding tahun sebelumnya, mendukung integrasi pariwisata antara Pulau Sumbawa dan Labuan Bajo.
Jalan Terang dan Akses Lebih Aman
Di sektor darat, NTB memasang 447 unit Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di berbagai kabupaten/kota. PJU baru ini meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, terutama malam hari, serta mendukung aktivitas ekonomi di kawasan strategis.
Transportasi Berbasis Kepedulian Sosial
Selain infrastruktur, kepemimpinan Iqbal–Dinda menghadirkan layanan transportasi yang berpihak pada masyarakat. Program Penyeberangan Ambulans Gratis di jalur Kayangan–Pototano, misalnya, melayani 63 unit ambulans pada Desember 2025 dan meningkat menjadi 96 unit pada Januari 2026. Program ini mempercepat akses layanan kesehatan lintas pulau, memberi harapan bagi pasien dan keluarga mereka.
Membangun Fondasi NTB Terkoneksi
Berbagai capaian di transportasi menegaskan visi pemerintah: membangun NTB dari konektivitas. Infrastruktur yang hidup, baik di udara, laut, maupun darat, menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan kesejahteraan masyarakat.
“Setahun memang singkat, tapi fondasi untuk NTB yang lebih terhubung dan kompetitif sudah mulai terbentuk,” kata Gubernur Iqbal. Dengan langkah ini, transportasi bukan sekadar mobilitas, tapi pintu menuju masa depan NTB yang inklusif dan berkembang.









