Jakarta, jemarionline.com – PT Telkomsel resmi menggelar program inkubasi startup NextDev ke-12 di Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (8/10/2026). Manajemen menargetkan sebanyak 200 hingga 300 pelaku usaha rintisan mendaftar pada ajang tahunan ini.
VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel Abdullah Fahmi menegaskan target tersebut mengacu pada rata-rata jumlah pendaftar dari gelaran sebelumnya. Pihaknya optimistis antusiasme para pendiri bisnis digital terus meningkat menyambut peluang inkubasi terbaru ini.
Tahun ini Telkomsel mengusung tema AI-Powered Innovations demi memperkuat fundamental bisnis peserta melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan. Pihak penyelenggara tidak lagi menerapkan pembatasan kategori industri seperti edisi-edisi terdahulu.
GM Corporate Social Responsibility Telkomsel Andry P. Santoso menjelaskan bahwa startup dari sektor usaha mana pun berhak mendaftar. Pihak panitia siap menerima technopreneur dari bidang kuliner, kerajinan, hingga ekonomi kreatif lain tanpa sekat bidang usaha.
Meskipun membebaskan sektor industri, Telkomsel mewajibkan seluruh peserta mengintegrasikan kecerdasan buatan ke dalam operasional bisnis mereka. Telkomsel menyuntikkan kapabilitas teknologi mutakhir tersebut demi mendongkrak daya saing seluruh produk peserta di pasar nyata.
Para peserta tidak wajib mengembangkan piranti kecerdasan buatan buatan sendiri sejak awal pendirian usaha rintisan. Manajemen membuka akses seluas-luasnya untuk memanfaatkan platform AI pihak ketiga maupun ekosistem teknologi digital Telkomsel.
Pemanfaatan Teknologi Kecerdasan Buatan Perkuat Pendapatan Startup Digital
Langkah penguatan teknologi ini merespons penurunan drastis pendanaan modal ventura bagi ekosistem startup Tanah Air. Manager CSR Education and Public Community Development Telkomsel Gumilar Henda Nugraha Ali mencatat penurunan pendanaan mencapai 94 persen sepanjang periode 2021 hingga 2025.
Penurunan investasi tersebut mendorong Telkomsel membantu para perintis usaha menemukan model bisnis yang mandiri. Gumilar berharap para peserta mampu melahirkan sumber pendapatan baru demi menjamin keberlanjutan bisnis jangka panjang.
Selain membuka peluang bagi tim utuh, NextDev ke-12 juga menyambut pendaftaran kategori Solo Founder. Kebijakan inklusif ini merespons temuan data Badan Pusat Statistik mengenai lonjakan pendiri bisnis mandiri sebesar 24 persen di Indonesia.
Fenomena pendiri tunggal membuktikan geliat kewirausahaan digital lokal tetap tumbuh subur meski menghadapi berbagai keterbatasan modal. Telkomsel menyediakan wadah pembinaan komprehensif agar para solo founder sanggup mengakselerasi skala bisnis mereka secara mandiri.
Penyelenggara merancang kurikulum praktis yang membekali peserta dengan keterampilan teknis serta strategi penetrasi pasar. Pendampingan intensif ini bertujuan mencetak technopreneur tangguh yang sanggup bertahan di tengah dinamika pasar digital nasional.
Para mentor berpengalaman siap membimbing peserta menyusun proyeksi finansial yang realistis serta memikat calon investor. Program ini mengarahkan setiap perintis usaha untuk memprioritaskan profitabilitas riil daripada sekadar mengejar valuasi semu.
Seleksi Jalur Cepat Pitching Battle Menuju Top 20
Pembaruan paling menarik pada edisi kali ini adalah kemunculan kompetisi bertajuk Pitching Battle. Mekanisme inovatif ini menyediakan jalur cepat (fast track) bagi peserta unggulan untuk langsung melaju ke tahap Top 20.
Andry membeberkan bahwa Telkomsel menggandeng berbagai komunitas regional guna mengkurasi kandidat terbaik yang bertarung di panggung tersebut. Sebanyak tiga startup terpilih langsung mempresentasikan solusi digital mereka di hadapan dewan juri pada hari pembukaan.
Dewan juri langsung memilih satu startup pemenang terbaik untuk mengamankan tiket eksklusif menuju babak Top 20. Sementara itu, ratusan pendaftar umum lainnya tetap harus melewati mekanisme kurasi berjenjang melalui jalur reguler.
Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan NextDev ke-12 terbagi ke dalam tiga etape utama, yakni Scouting, Academy, dan Summit. Panitia membuka masa pendaftaran resmi mulai 8 Oktober hingga 9 November 2026 mendatang.
Puncak perhelatan akan berlangsung pada panggung megah Summit saat Telkomsel menobatkan startup terbaik berpredikat Best of The Best pada tahun 2027. Ajang bergengsi ini memberikan eksposur maksimal serta membuka akses jejaring bisnis skala nasional.
Telkomsel juga menyambangi berbagai kota besar di Nusantara lewat agenda roadshow promosi yang atraktif. Rangkaian tur edukasi dan kurasi lapangan ini mencakup kota Makassar, Bali, Batam, Yogyakarta, hingga Bandung.(ar)









