Indramayu, Jemarionline.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu mulai memperkuat gerakan kebersihan lingkungan dengan menggandeng komunitas peduli sungai, Sungai Watch. Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menyatakan dukungan penuh terhadap program tersebut sebagai langkah nyata mengatasi persoalan sampah sungai di wilayahnya.
Program itu menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan sungai. Kehadiran Sungai Watch di Indramayu juga diharapkan mampu mengurangi pencemaran yang selama ini menjadi masalah di sejumlah aliran sungai.
Pemerintah daerah menilai persoalan sampah tidak bisa selesai hanya lewat kebijakan pemerintah. Karena itu, keterlibatan komunitas, relawan, dan masyarakat menjadi faktor penting untuk menciptakan perubahan jangka panjang.
Menurut Lucky Hakim, gerakan bersih sungai harus berjalan secara konsisten agar masyarakat mulai terbiasa menjaga lingkungan sekitar.
Sungai Watch Mulai Bergerak di Indramayu
Komunitas Sungai Watch dikenal aktif melakukan aksi pembersihan sungai di berbagai daerah Indonesia. Organisasi tersebut juga rutin memasang penghalang sampah di aliran sungai untuk mencegah limbah masuk ke laut.
Di Indramayu, Sungai Watch mulai melakukan pemetaan titik sungai yang memiliki tingkat pencemaran cukup tinggi. Tim relawan kemudian melakukan aksi bersih-bersih bersama warga dan pemerintah daerah.
Kegiatan itu tidak hanya fokus mengangkat sampah dari sungai, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai dampak limbah terhadap lingkungan dan kesehatan.
Lucky Hakim mengatakan persoalan sampah sungai harus menjadi perhatian bersama karena berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat sekitar.
“Kalau sungainya bersih, lingkungan juga sehat,” ujar Lucky Hakim dalam kegiatan tersebut.
Sampah Sungai Jadi Masalah Serius
Persoalan sampah sungai masih menjadi tantangan besar di banyak daerah Indonesia. Limbah rumah tangga, plastik sekali pakai, hingga sampah pasar sering menumpuk di aliran sungai dan menyebabkan pencemaran.
Kondisi itu tidak hanya merusak ekosistem, tetapi juga meningkatkan risiko banjir ketika musim hujan datang.
Di beberapa wilayah Indramayu, tumpukan sampah di saluran air sering menghambat aliran sungai. Karena itu, pemerintah daerah mulai memperkuat gerakan kebersihan berbasis masyarakat.
Pemkab Indramayu berharap keterlibatan Sungai Watch dapat memicu kesadaran publik untuk tidak lagi membuang sampah sembarangan.
Selain aksi bersih sungai, pemerintah juga mendorong edukasi lingkungan sejak usia dini melalui sekolah dan komunitas warga.
Edukasi Lingkungan Jadi Fokus Utama
Gerakan bersih sungai tidak hanya mengandalkan aksi angkut sampah. Sungai Watch dan Pemerintah Kabupaten Indramayu juga fokus membangun edukasi lingkungan kepada masyarakat.
Relawan memberikan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga serta dampak limbah plastik terhadap sungai dan laut.
Anak-anak sekolah juga ikut dilibatkan dalam beberapa kegiatan lingkungan agar muncul kesadaran sejak dini.
Banyak pihak menilai perubahan perilaku masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program kebersihan sungai. Tanpa kesadaran warga, sampah akan terus kembali menumpuk meski aksi bersih-bersih rutin dilakukan.
Karena itu, pemerintah daerah ingin membangun budaya menjaga kebersihan lingkungan secara bertahap.
Gerakan Lingkungan Butuh Dukungan Bersama
Lucky Hakim menegaskan bahwa gerakan lingkungan membutuhkan dukungan semua pihak, mulai dari pemerintah, komunitas, hingga masyarakat umum.
Menurutnya, menjaga sungai bukan hanya tugas petugas kebersihan atau relawan lingkungan. Warga sekitar juga memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan aliran air.
Pemerintah Kabupaten Indramayu sendiri berencana memperluas gerakan kebersihan lingkungan ke berbagai wilayah lain secara bertahap.
Selain fokus pada sungai, pemerintah juga ingin memperkuat pengelolaan sampah di kawasan permukiman dan pasar tradisional.
Kehadiran Sungai Watch di Indramayu diharapkan menjadi awal munculnya gerakan lingkungan yang lebih besar di daerah tersebut.
Banyak warga menyambut positif program itu karena kondisi sungai bersih dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan, lingkungan, hingga aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.









