Tren Mobil Bekas Bergeser: Diesel Mulai Ditinggalkan, Bensin Kian Diminati

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kenaikan harga solar non subsidi mendorong perubahan tren di pasar mobil bekas. Konsumen mobil diesel mulai beralih ke kendaraan berbahan bakar bensin.( Poto : KumparanOTO ).

Kenaikan harga solar non subsidi mendorong perubahan tren di pasar mobil bekas. Konsumen mobil diesel mulai beralih ke kendaraan berbahan bakar bensin.( Poto : KumparanOTO ).

Jakarta, jemarionline.com – Kenaikan harga BBM solar non subsidi mendorong perubahan perilaku konsumen di pasar mobil bekas.

Banyak pengguna mobil diesel mulai menghitung ulang biaya operasional kendaraan mereka. Mereka kemudian mencari mobil yang lebih hemat. Perubahan ini paling terlihat di segmen MPV keluarga.

Konsumen Diesel Pindah ke Mobil Bensin

Penggawa lapak Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, Peter, melihat perubahan ini semakin jelas.

Ia mengatakan banyak konsumen tidak langsung memilih mobil listrik. Mereka tetap memakai mobil berbahan bakar bensin.

Peter menuturkan konsumen biasanya tetap memilih model yang sama. Mereka hanya mengganti jenis mesin dari diesel ke bensin.

Baca Juga :  Uwinfly M110G Meluncur: Motor Listrik Futuristik Harga Rp13 Jutaan

“Kalau sebelumnya pakai Innova diesel, mereka biasanya cari Innova bensin atau naik ke Zenix,” kata Peter.

Toyota Innova Bensin Jadi Incaran

Peter menyebut Toyota Kijang Innova bensin menjadi salah satu model paling dicari. Konsumen menilai mobil ini lebih hemat saat harga solar naik. Mobil ini juga tetap nyaman untuk kebutuhan keluarga.

Ia menjelaskan Toyota Innova Zenix bensin tahun 2024 berada di kisaran Rp340 juta di pasar mobil bekas. Model ini menarik karena tampil lebih modern dan memiliki fitur baru.

Baca Juga :  5 Motor Listrik Terbaik untuk Mudik 2026, Nomor 4 Jarak Tempuhnya Hingga 230 km

Untuk kelas menengah, Toyota Innova bensin tipe V tahun 2021 banyak dicari. Harganya berada di kisaran Rp290 juta hingga Rp300 juta.

Di kelas lebih rendah, konsumen memilih Innova tahun 2020 hingga 2016–2017. Mereka menilai mobil tersebut masih layak pakai dan belum terlalu tua.

Perubahan Pola Konsumsi Mobil

Kenaikan harga solar non subsidi memengaruhi cara konsumen memilih mobil.

Mereka kini lebih fokus pada biaya bahan bakar harian. Mereka juga lebih hati-hati dalam menghitung pengeluaran.(ar)

Berita Terkait

Changan Dorong Mobil Listrik Urban di Indomobile Expo 2026
BMW Pastikan Perbaikan Baterai Mobil Listrik Lebih Efisien Tanpa Ganti Full Pack
Motor Irit untuk Komuter Jarak Jauh: Solusi Hemat dan Efisien untuk Mobilitas Harian
Kenaikan BBM Ubah Selera Konsumen, Mobil Bekas Irit Kini Jadi Buruan
Biaya Ganti Baterai Innova Zenix Hybrid Ternyata Segini, Bikin Kaget Pemilik Mobil
BYD Siapkan Mobil Baru Rp 100 Jutaan di Indonesia
BMW M2 Dimodif Ala Mobil Balap GT3, Tampil Lebih Buas dengan Aura Sirkuit
Awas Kaget, Segini Pajak BYD Atto 1 Jika Insentif Sudah Tidak Berlaku
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:00 WIB

Changan Dorong Mobil Listrik Urban di Indomobile Expo 2026

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:00 WIB

Tren Mobil Bekas Bergeser: Diesel Mulai Ditinggalkan, Bensin Kian Diminati

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:00 WIB

BMW Pastikan Perbaikan Baterai Mobil Listrik Lebih Efisien Tanpa Ganti Full Pack

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:00 WIB

Motor Irit untuk Komuter Jarak Jauh: Solusi Hemat dan Efisien untuk Mobilitas Harian

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:00 WIB

Kenaikan BBM Ubah Selera Konsumen, Mobil Bekas Irit Kini Jadi Buruan

Berita Terbaru

Changan memperkenalkan Deepal S07 dan Lumin di Indomobile Expo 2026 dengan konsep mobil listrik urban modern, teknologi cerdas.( Poto : ANTARA ).

OTOMOTIF

Changan Dorong Mobil Listrik Urban di Indomobile Expo 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:00 WIB

Tim Ekonom Pancasila dan akademisi menggelar audiensi di KSP bersama Dudung Abdurachman untuk membahas RUUPN dan penguatan ekonomi nasional.( Poto : Mediakarya ).

Ekonomi

Tim Ekonomi Pancasila Ajukan RUUPN dalam Audiensi di KSP

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:12 WIB