Jakarta, jemarionline.com – Kenaikan harga BBM solar non subsidi mendorong perubahan perilaku konsumen di pasar mobil bekas.
Banyak pengguna mobil diesel mulai menghitung ulang biaya operasional kendaraan mereka. Mereka kemudian mencari mobil yang lebih hemat. Perubahan ini paling terlihat di segmen MPV keluarga.
Konsumen Diesel Pindah ke Mobil Bensin
Penggawa lapak Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, Peter, melihat perubahan ini semakin jelas.
Ia mengatakan banyak konsumen tidak langsung memilih mobil listrik. Mereka tetap memakai mobil berbahan bakar bensin.
Peter menuturkan konsumen biasanya tetap memilih model yang sama. Mereka hanya mengganti jenis mesin dari diesel ke bensin.
“Kalau sebelumnya pakai Innova diesel, mereka biasanya cari Innova bensin atau naik ke Zenix,” kata Peter.
Toyota Innova Bensin Jadi Incaran
Peter menyebut Toyota Kijang Innova bensin menjadi salah satu model paling dicari. Konsumen menilai mobil ini lebih hemat saat harga solar naik. Mobil ini juga tetap nyaman untuk kebutuhan keluarga.
Ia menjelaskan Toyota Innova Zenix bensin tahun 2024 berada di kisaran Rp340 juta di pasar mobil bekas. Model ini menarik karena tampil lebih modern dan memiliki fitur baru.
Untuk kelas menengah, Toyota Innova bensin tipe V tahun 2021 banyak dicari. Harganya berada di kisaran Rp290 juta hingga Rp300 juta.
Di kelas lebih rendah, konsumen memilih Innova tahun 2020 hingga 2016–2017. Mereka menilai mobil tersebut masih layak pakai dan belum terlalu tua.
Perubahan Pola Konsumsi Mobil
Kenaikan harga solar non subsidi memengaruhi cara konsumen memilih mobil.
Mereka kini lebih fokus pada biaya bahan bakar harian. Mereka juga lebih hati-hati dalam menghitung pengeluaran.(ar)









