BMW Pastikan Perbaikan Baterai Mobil Listrik Lebih Efisien Tanpa Ganti Full Pack

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Perbaikan baterai mobil listrik BMW tanpa harus mengganti full pack. Cukup dilakukan pada cell atau module yang rusak sesuai diagnosis.( Poto : KOMPAS.com/ Adityo Wisnu ).

Perbaikan baterai mobil listrik BMW tanpa harus mengganti full pack. Cukup dilakukan pada cell atau module yang rusak sesuai diagnosis.( Poto : KOMPAS.com/ Adityo Wisnu ).

Jakarta, jemarionline.com – Kekhawatiran tentang biaya baterai mobil listrik BMW masih menjadi alasan sebagian masyarakat menunda pembelian mobil listrik.

Menjawab kekhawatiran itu, BMW Group Indonesia memastikan konsumen tidak selalu perlu mengganti seluruh paket baterai ketika terjadi kerusakan pada kendaraan listrik BMW.

Director of Communications BMW Group Indonesia, Jodie O’tania, menjelaskan bahwa BMW memakai sistem baterai yang memungkinkan teknisi mengganti cell atau module tertentu sesuai hasil pemeriksaan teknis.

Sistem tersebut membuat proses perbaikan lebih efisien dan lebih hemat biaya.

Jodie menyebut biaya penggantian per cell atau module berada di kisaran Rp32 juta per unit.

Namun, jumlah tersebut tetap bergantung pada kondisi kerusakan dan kebutuhan komponen tambahan setelah teknisi melakukan pemeriksaan.

BMW Gunakan Sistem Perbaikan yang Lebih Tepat Sasaran

BMW mengembangkan teknologi baterai dengan jumlah cell dan module yang lebih sedikit ketimbang beberapa merek lain.

Baca Juga :  Toyota Australia Tarik 1.101 Toyota bZ4X 2025-2026 Akibat Masalah Perangkat Lunak Baterai

Teknologi itu membantu teknisi menentukan titik kerusakan dengan lebih cepat dan akurat.

Teknisi BMW hanya mengganti bagian yang mengalami masalah tanpa perlu mengganti seluruh baterai kendaraan.

Langkah tersebut membuat proses perbaikan lebih praktis sekaligus mengurangi potensi biaya besar bagi pemilik kendaraan listrik.

BMW Group Indonesia juga terus menjaga kenyamanan konsumen melalui perlindungan garansi baterai.

Saat ini seluruh mobil listrik BMW di Indonesia masih masuk dalam cakupan garansi resmi perusahaan.

Garansi Baterai Berlaku Sampai 160.000 Kilometer

BMW memberikan garansi baterai kendaraan listrik selama delapan tahun atau hingga jarak tempuh mencapai 160.000 kilometer.

Garansi itu mencakup kerusakan material, gangguan fungsi, dan penurunan kapasitas baterai sesuai ketentuan perusahaan.

BMW meminta pemilik kendaraan rutin menjalani servis berkala sesuai panduan buku manual.

Baca Juga :  Daihatsu Kumpul Sahabat Serentak 2026 Digelar di Lima Kota, Perkuat Loyalitas Konsumen

Perawatan rutin membantu menjaga performa baterai sekaligus mempertahankan masa berlaku garansi kendaraan.

Proses Perbaikan Bisa Selesai dalam Dua Hari

Selain biaya, waktu pengerjaan juga menjadi perhatian pengguna mobil listrik.

BMW mengklaim teknisi dapat menyelesaikan proses penggantian cell atau module baterai dalam waktu sekitar dua hari kerja apabila seluruh komponen tersedia.

Tim teknisi akan memulai proses dengan diagnosis awal, lalu melanjutkan pembongkaran baterai dan penggantian komponen yang rusak.

Setelah itu, teknisi melakukan pengujian akhir sesuai standar global BMW sebelum kendaraan kembali digunakan pelanggan.

Melalui sistem tersebut, BMW ingin memberi rasa aman kepada pengguna kendaraan listrik di Indonesia.

Perusahaan juga ingin menunjukkan bahwa perbaikan baterai mobil listrik tidak selalu membutuhkan penggantian satu paket baterai secara penuh.(ar)

Berita Terkait

Volkswagen PHK 100 Ribu Buruh dan Tutup 4 Pabrik, Ini Penyebabnya
4 Rekomendasi Mobil Sedan Murah di Bawah Rp50 Juta, Desain Timeless
MPV Pintu Geser BYD Mulai Dikirim ke Dealer, Siap Tantang MPV Premium
Honda BeAT Terbaru Meluncur, Harga Mulai Rp 19 Jutaan
Toyota Australia Tarik 1.101 Toyota bZ4X 2025-2026 Akibat Masalah Perangkat Lunak Baterai
Komparasi Honda Vario Evo 160 vs Yamaha Aerox Alpha, Mana Lebih Unggul?
Honda Vario 160 Evo Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp28,5 Juta
Hindari Rem Blong, Ini Teknik Aman Berkendara di Jalan Menurun
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 11:00 WIB

Volkswagen PHK 100 Ribu Buruh dan Tutup 4 Pabrik, Ini Penyebabnya

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:00 WIB

4 Rekomendasi Mobil Sedan Murah di Bawah Rp50 Juta, Desain Timeless

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:00 WIB

MPV Pintu Geser BYD Mulai Dikirim ke Dealer, Siap Tantang MPV Premium

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:00 WIB

Honda BeAT Terbaru Meluncur, Harga Mulai Rp 19 Jutaan

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:31 WIB

Toyota Australia Tarik 1.101 Toyota bZ4X 2025-2026 Akibat Masalah Perangkat Lunak Baterai

Berita Terbaru

(Foto: REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana)

Nasional

BBM Baru B50 Resmi Meluncur Juli 2026, Berapa Harganya?

Senin, 29 Jun 2026 - 10:00 WIB