Sungai Penuh, Jemarionline.com – Pemerintah Kota Sungai Penuh mempercepat pekerjaan normalisasi Sungai Batang Merao sebagai langkah utama untuk mengurangi risiko banjir yang kerap terjadi saat musim hujan.
Pemkot bersama instansi terkait bergerak di lapangan untuk memperlancar aliran sungai dan mengurangi sedimentasi yang selama ini mempersempit kapasitas aliran air.
Pemerintah menargetkan pekerjaan ini berjalan bertahap agar dampaknya segera dirasakan masyarakat di wilayah rawan banjir.
Pemkot Sungai Penuh Percepat Pengerjaan Normalisasi
Pemerintah Kota Sungai Penuh menginstruksikan percepatan pengerjaan normalisasi Sungai Batang Merao di beberapa titik kritis.
Tim teknis di lapangan fokus mengeruk endapan dan membuka aliran sungai yang mengalami penyempitan.
Wali Kota Sungai Penuh menyampaikan bahwa pemerintah ingin memastikan aliran air kembali lancar, terutama di kawasan yang sering terdampak banjir setiap musim hujan.
“Kami ingin aliran Sungai Batang Merao kembali normal. Dengan begitu, risiko banjir bisa kami tekan dan masyarakat lebih aman,” ujarnya.
Titik Rawan Banjir Jadi Prioritas Utama
Pemerintah memetakan sejumlah titik rawan banjir di sepanjang aliran Sungai Batang Merao.
Tim di lapangan kemudian memprioritaskan pengerjaan di wilayah yang paling sering terdampak genangan.
Petugas bekerja dengan alat berat untuk mempercepat proses pengerukan sedimen.
Selain itu, pemerintah juga mengawasi kondisi tanggul dan bantaran sungai agar tidak terjadi kerusakan saat debit air meningkat.
Warga Rasakan Dampak Banjir Berulang
Masyarakat di sekitar Sungai Batang Merao sudah lama menghadapi banjir musiman. Saat hujan dengan intensitas tinggi terjadi, air sungai cepat meluap ke permukiman dan lahan pertanian.
Salah satu warga, Andi (42), mengatakan banjir sering mengganggu aktivitas harian.“Kalau hujan deras, air cepat naik.
Rumah kami sering tergenang, jadi kami berharap normalisasi ini benar-benar selesai,” kata Andi.
Pemerintah Tekankan Penanganan Jangka Panjang
Pemkot Sungai Penuh menegaskan bahwa normalisasi tidak hanya menjadi solusi sementara, tetapi bagian dari penanganan jangka panjang untuk pengendalian banjir.
Selain pengerukan sungai, pemerintah juga mendorong perbaikan drainase dan penguatan bantaran sungai agar kapasitas aliran air meningkat secara signifikan.
Pemerintah daerah juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan program ini berjalan berkelanjutan dan tidak berhenti di tengah jalan.
Upaya Kurangi Risiko Banjir di Masa Depan
Dengan percepatan normalisasi Sungai Batang Merao, pemerintah berharap risiko banjir di Kota Sungai Penuh dapat berkurang secara signifikan.
Langkah ini juga diharapkan dapat meningkatkan keamanan permukiman warga serta mendukung aktivitas ekonomi yang selama ini sering terganggu saat banjir terjadi.(man)









