Kota-kota Besar di Asia Terancam Banjir Akibat Kenaikan Permukaan Laut dan Curah Hujan Ekstrem

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026 - 06:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir perkotaan di kota besar akibat curah hujan ekstrem dan kenaikan permukaan laut.
(Foto: Freepik)

Banjir perkotaan di kota besar akibat curah hujan ekstrem dan kenaikan permukaan laut. (Foto: Freepik)

Jemarionline — Laporan terbaru dari IPCC (Intergovernmental Panel on Climate Change) menyebutkan bahwa beberapa kota besar di Asia, termasuk Jakarta, Bangkok, dan Manila, menghadapi risiko banjir yang meningkat drastis akibat kombinasi kenaikan permukaan laut dan curah hujan ekstrem.

Data ini diumumkan pada 27 Januari 2026, menekankan urgensi langkah adaptasi dan mitigasi dari pemerintah kota dan lembaga lingkungan.

Baca Juga :  BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca, Jabodetabek Berpotensi Hujan Lebat 1–5 Februari 2026

Faktor Penyebab

  • Kenaikan permukaan laut rata-rata 3 mm per tahun di Asia Tenggara.

  • Curah hujan ekstrem meningkat hingga 20% dibanding 10 tahun terakhir.

  • Urbanisasi cepat memperburuk risiko karena sistem drainase tidak memadai.

Dampak Potensial

  • Ribuan rumah dan infrastruktur terancam terendam.

  • Gangguan transportasi dan ekonomi lokal.

  • Peningkatan risiko penyakit terkait air seperti diare dan leptospirosis.

Baca Juga :  BNPB Catat Banjir di Beberapa Wilayah, Warga Diminta Waspada

Respon Pemerintah dan Ahli Lingkungan

  • Pemerintah kota Jakarta dan Bangkok sedang mempercepat proyek tanggul dan pompa air.

  • Ahli iklim menyarankan urban planning berbasis mitigasi bencana, penghijauan perkotaan, dan sistem peringatan dini.

  • “Kita menghadapi krisis iklim nyata, dan tindakan adaptasi harus dilakukan sekarang,” kata Prof. Arif Hidayat, pakar iklim dari Universitas Indonesia.

Berita Terkait

Kemarau Datang, Hujan Belum Pergi: Fenomena Cuaca di Jakarta Dijelaskan BMKG
BMKG Prediksi Cuaca Saat Ramadan Masih Hujan, Musim Kemarau Mulai April-Mei
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca, Jabodetabek Berpotensi Hujan Lebat 1–5 Februari 2026
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Beberapa Wilayah Indonesia Hari Ini
Cuaca Ekstrem NSW: Angin & Hujan Tewaskan Warga
Waspada Cuaca Hujan di Sumatera Selatan Hari Ini
Prakiraan Cuaca Sungai Penuh Jumat 16 Januari 2026
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 08:18 WIB

Kemarau Datang, Hujan Belum Pergi: Fenomena Cuaca di Jakarta Dijelaskan BMKG

Rabu, 4 Februari 2026 - 07:50 WIB

BMKG Prediksi Cuaca Saat Ramadan Masih Hujan, Musim Kemarau Mulai April-Mei

Minggu, 1 Februari 2026 - 15:55 WIB

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca, Jabodetabek Berpotensi Hujan Lebat 1–5 Februari 2026

Selasa, 27 Januari 2026 - 06:30 WIB

Kota-kota Besar di Asia Terancam Banjir Akibat Kenaikan Permukaan Laut dan Curah Hujan Ekstrem

Senin, 19 Januari 2026 - 07:55 WIB

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Beberapa Wilayah Indonesia Hari Ini

Berita Terbaru

PPPK Satpol PP Desak Kemendagri Terbitkan Aturan Pengangkatan CPNS (dok.JPNN.COM)

Pemerintahan

PPPK Satpol PP Desak Kemendagri Terbitkan Aturan Pengangkatan CPNS

Senin, 13 Apr 2026 - 05:47 WIB

Dua Kapal Perang AS Masuki Selat Hormuz, IRGC Beri Peringatan Keras (dok.Angkatan Laut Amerika/IDN financials)

Internasional

Dua Kapal Perang AS Masuki Selat Hormuz, IRGC Beri Peringatan Keras

Minggu, 12 Apr 2026 - 23:00 WIB