Mataram, jemarionline.com – Pergerakan tarif hotel di Mataram terpantau tetap stabil dan rasional jelang ajang bergengsi MotoGP Mandalika 2026. Penonton yang berencana hadir pada 9–11 Oktober 2026 kini memiliki alternatif akomodasi yang lebih terjangkau di pusat kota.
Kondisi ini sangat kontras dengan kawasan sekitar sirkuit yang selalu mengalami lonjakan harga secara dramatis. Pengunjung bisa bernapas lega karena pilihan tempat menginap di Mataram masih menawarkan tarif yang masuk akal.
Dinas Pariwisata Kota Mataram mencatat tingkat okupansi penginapan di wilayahnya saat ini belum menembus angka separuh kapasitas. Kondisi tersebut menjaga ketersediaan kamar tetap melimpah di berbagai platform pemesanan daring saat ini.
Persaingan usaha di pusat kota membuat pergerakan harga menginap tidak mengalami lonjakan secara drastis. Para wisatawan masih bisa memilih berbagai jenis akomodasi sesuai dengan anggaran liburan masing-masing.
Pemerintah Provinsi NTB bersama PHRI NTB terus mendorong para pemilik usaha akomodasi untuk menetapkan tarif yang rasional. Pihak berwenang ingin mencegah praktik pemanfaatan situasi yang dapat merugikan para pengunjung ajang balap internasional tersebut.
Langkah pengawasan ini makin kuat setelah pemerintah daerah resmi mencabut Peraturan Gubernur tentang batas atas tarif akomodasi. Pemerintah menyerahkan penetapan harga sepenuhnya pada mekanisme pasar yang transparan dan kompetitif.
Dinas Pariwisata Kota Mataram Menyiapkan Empat Ribu Kamar Bagi Penonton Balap
Pemerintah daerah bersama pelaku industri pariwisata menyiapkan sekitar 4.000 kamar untuk menyambut kedatangan para penggemar otomotif. Fasilitas tersebut tersebar dari penginapan kelas melati hingga hotel berbintang di seluruh penjuru kota.
Pemilik penginapan kelas bintang 2 dan homestay mematok tarif kamar mulai dari Rp400.000 hingga Rp640.000 per malam. Angka tersebut menjadi opsi paling ekonomis bagi wisatawan yang bepergian dengan anggaran terbatas.
Wisatawan yang menginginkan kenyamanan ekstra dapat memilih hotel kelas bintang 3 dan bintang 4 di area strategis. Tempat menginap seperti Idoop Hotel serta Coconut Boutique Resort menawarkan kamar pada kisaran Rp700.000 hingga Rp850.000 per malam.
Hotel Santika Mataram juga menjadi salah satu pilihan favorit bagi pengunjung yang menyukai lokasi di tengah kota. Akses transportasi yang mudah menuju area sirkuit menjadikan hotel pusat kota ini sangat diminati.
Lokasi Mataram yang strategis memberikan kenyamanan lebih bagi penonton yang ingin menikmati suasana perkotaan setelah menonton balapan. Fasilitas pendukung seperti pusat perbelanjaan dan tempat kuliner melimpah di sekitar kawasan penginapan.
Kemudahan akses transportasi menuju Sirkuit Mandalika makin memperkuat daya tarik Kota Mataram sebagai basis akomodasi utama. Wisatawan dapat menjangkau lokasi acara dengan nyaman tanpa harus membayar biaya penginapan yang melambung tinggi.(ar)









