Pemerintah China memperketat aturan penggunaan teknologi asing. Presiden Xi Jinping melarang beberapa aplikasi buatan Barat dipakai di instansi pemerintah.
Larangan ini juga berlaku bagi perusahaan milik negara. Kebijakan tersebut bertujuan melindungi data nasional China.
Aplikasi Asing Dibatasi
Pemerintah China menilai beberapa aplikasi dari Barat berpotensi menimbulkan risiko keamanan data.
Karena itu, Beijing mulai membatasi penggunaan aplikasi tersebut. Langkah ini menjadi bagian dari kebijakan keamanan siber yang semakin ketat.
Aturan ini terutama berlaku di lembaga pemerintah dan perusahaan milik negara.
China Dorong Teknologi Lokal
Di sisi lain, China terus mendorong penggunaan teknologi dalam negeri.
Pemerintah ingin mengurangi ketergantungan pada produk digital dari luar negeri. Karena itu, investasi di sektor teknologi terus meningkat.
Beberapa bidang yang menjadi fokus antara lain:
-
kecerdasan buatan
-
semikonduktor
-
perangkat lunak lokal
-
pusat data
Dampak bagi Perusahaan Barat
Kebijakan ini bisa berdampak pada perusahaan teknologi Barat. China merupakan salah satu pasar digital terbesar di dunia.
Jika pembatasan terus diperluas, jumlah pengguna aplikasi asing di China dapat menurun.
Sebaliknya, perusahaan teknologi lokal China berpeluang memperluas pasar mereka.
Persaingan teknologi global pun diperkirakan akan semakin ketat.









